batampos.co.id – Tahun 2017, Kabupaten Karimun mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 549 unit yang tersebar di empat kecamatan. Masing-masing, Kundur Barat, Kundur, Buru dan Belat.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Kebersihan Karimun, Rosmawati mengatakan, pihaknya sekarang sedang melakukan rapat dengan Tim Teknis BSPS Provinsi Kepri, Koordinator Fasilitator dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL). Serta pihak-pihak terkait, yang selanjutnya akan merealisasikan pelaksanaan BSPS di 11 kelurahan dan desa yang berada di empat kecamatan.
”Ini baru kita mulai tahapan awal. Sebab, program BSPS melibatkan banyak pihak mulai dari TFL, toko material yang ditunjuk, tim teknis dan calon penerima BSPS yang akan didampingi oleh TFL mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pemberdayaan pasca pelaksanaan,” jelasnya, Rabu (12/7).
Paling penting adalah memberikan pemahaman terhadap calon penerima BSPS bahwa bantuan stimulan (rangsangan) dalam perehaban rumah tersebut tidak diberikan secara tunai. Namun, dalam bentuk bahan bangunan seperti semen, pasir, kayu, atap rumah dan sebagainya.
Artinya, penerima BSPS dalam proses pembangunan diperlukan swadayan dan adanya gotong royong dari masyarakat sekitar. Sehingga, rehap atau renovasi rumah penerima BSPS tersebut benar-benar dikerjakan secara swadaya. Dimana, rehap rumah tersebut dapat dibagi dalam tiga tahap yaitu perbaikan ringan, sedang dan berat.
”Saya contohkan, kalau rehap ringan sekitar Rp7 juta. Makanya, setiap penerima BSPS pasti berbeda angkanya dan tidak dalam bentuk tunai,” ungkapnya.
Sementara pihaknya juga sudah mengajukan usulan kepada Pemerintah Pusat, untuk tahun 2018 mendatang 621 unit rumah untuk mendapatkan BSPS. Sesuai dengan target dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat menginginkan 1000 unit rumah di Kabupaten menerima program BSPS.
”Insya Allah, sesuai dengan target akhir tahun ini rampung program BSPS sebanyak 549 unit. Paling penting, penerima BSPS harus bisa bekerjasama dengan TFL,” ucap wanita berjilbab ini. (tri)
