Iklan

batampos.co.id – Dua kegiatan strategis milik Pemprov Kepri sudah dilelang dan sekarang ini masih dalam masa sanggah. Adapun kedua proyek penting tersebut adalah finishing dan bangunan pelengkap Jembatan I Dompak senilai Rp 10 miliar. Kemudian kegiatannya penting lainnya juga sudah ada pemenang, yakni peningkatan jalan menuju kawasan Pusat Pemprov Kepri dengan anggaran sebesar Rp 13,7 miliar.

Berdasarkan data yang tertera di Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Pemprov Kepri. Untuk kelanjutan Jembatan I Dompak dimenangkan oleh PT. Maju Bersama Jaya. Kemudian untuk peningkatan jalan menuju kawasan Pusat Pemprov Kepri direbut PT. Putra Bentan Karya. Apabila tidak ada sanggahan, kedua kegiatan ini akan dilakukan penandangan kontrak kerja dalam waktu dekat ini.

“Memang ada beberapa kegiatan strategis yang sudah ditetapkan pemenangnya. Akan tetapi belum diikat dalam kontrak kerja, karena masih dalam masa sanggah,” ujar Kepala Biro Layanan Pengadaan Pemprov Kepri, Misbardi, Senin (17/8).

Menurut Misbardi, pihaknya terus mendapat desakan dari Gubernur untuk menggesa pelaksanaan lelang. Meskipun demikian, dari rencana pengandaan barang dan jasa yang sudah masuk ke dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup). Belum semuanya masuk ke Unit Layanan Pengadaan. Ditegaskannya, permintaan lelang yang masuk semuanya sudah diproses.

“Kita melaksanakaan lelang berdasarkan permintaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tentunya. Untuk memaksimalkan penyerapan anggaran tentunya kegiatan harus berjalan,” papar Misbardi.

Masih kata Misbardi, jumlah paket yang sudah tayang di Sirup Pemprov Kepri adalah sebanyak 485 paket dengan pagu anggaran Rp 608 miliar. Dijelaskannya, dari jumlah tersebut 265 paket kegiatan sudah masuk ke Uni Layanan Pengadaan (ULP) dengan nilai Rp 377 miliar.

“Adapun paket lelang yang sudah selesai adalah sebanyak 126 paket kegiatan, dengan pagu sebesar Rp 168 miliar,” jelasnya

Lebih lanjut Misbardi menguraikan, sampai sejauh ini sudah ada 18 paket kegiatan senilai Rp 20 miliar yang sudah ditetapkan pemenangnya. Sementara itu, paket lelang yang sedang tayang di Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) adalah sebanyak 83 paket kegiatan dengan pagu anggaran sebesar Rp 159 miliar.

“Paket yang belum ditayangkan oleh Kelompok Kerja (Pokja) ke SPSE adalah sebanyak 16 dengan nilai anggaran Rp 12 miliar,” jelasnya lagi

Pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kepri itu menambahkan, selain menanangani paket lelang, ada juga kegiatan yang pemenangnya. Yakni melalui sistem penunjukan langsung sebanyak 13 paket kegiatan dengan nilai Rp 4,5 miliar. Selain itu ada juga 11 paket lelang yang dibatalkan.

“Karena tidak memenuhi ketentuan tentu konsekuensi harus dibatalkan. Ini akan dilakukan pelelangan kembali,” tutup Misbardi.(jpg)

Advertisement
loading...