
batampos.co.id – Hari pertama masuk ajaran baru 2017/2018, dipenuhi berbagai beragam tingkah laku anak didik yang baru masuk sekolah. Mulai tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Serajat.
Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim mengatakan, hari pertama masuk sekolah hanya untuk memperkenalkan antara guru pengajar maupun wali kelas kepada siswa/siswa. Artinya hampir semua sekolah, baik SD kelas I, kelas 7 SMP, dan kelas 10 SMA/Sederajat.
”Jadi yang pelajar baru masuk mulai SD, SMP dan SMA, selama tiga hari dilaksanakan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Sedangkan, siswa/siswi yang naik kelas tetap belajar seperti biasa sesuai dengan jam pelajaran,” jelasnya, Senin (17/7).
Lanjutnya, selain itu orangtua murid langsung diadakan pertemuan dengan pihak sekolah. Tujuannya untuk membentuk paguyuban sekolah, dalam rangka pendidikan keluarga. Artinya, para orangtua murid diusahakan agar dapat mengantar maupun menjemput anaknya di sekolah. Selain itu, orangtua murid harus bisa berdiskusi kepada wali muridnya tentang matapelajaran selama satu tahun.
”Kita inginkan, orangtua murid bisa tahu sejauh mana perkembangan anaknya disekolah. Saya sudah pesankan kepada seluruh kepala sekolah agar terus menjalin komunikasi kepada orangtua murid, sejauh mana perkembangan anak-anaknya dalam menyerap ilmu yang disampaikan gurunya,” tuturnya.
Sementara Plt Kepala SMPN I Karimun Syahmaiti mengatakan, jumlah siswa yang ditampung sekolahnya mencapai 244 pelajar. Dan besok hari terakhir dalam proses PLS, dengan pengurus OSIS yang memberikan arahan kondisi sekolah tersebut.
”Pengenalan lingkungan sekolah sangat penting. Terutama, memberikan edukasi terhadap pendidikan karakter. Dimulai dari kebersihan lingkungan dahulu,” ungkapnya.
Pantauan di SMPN I Karimun, para siswa/siswi baru tersebut dikumpulkan di aula sekolah. Untuk diberikan edukasi oleh kakak kelasnya yang tergabung dalam OSIS. Dengan menggunakan seragam merah putih dan topi merah, mereka semangat mendengarkan arahan dari kakak kelasnya. ”Lumayan bagus sekolahnya bang bersih dan asri,” singkat Moza salah seorang siswa kelas VII. (tri)
