
batampos.co.id – Penambahan rombongan belajar hingga bertambahnya jumlah rasio kelas dari 32 menjadi 40 siswa perkelasnya membuat sekolah kekurangan tenaga pengajar. Untuk itu, dalam waktu dekat ini Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan Kota Batam akan melakukan penambahan guru honorer yang nanti di tempatkan di SDN dan SMPN.
“Saat ini guru ada kebutuhan yang paling mendesak,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Batam, M Sahir, Sabtu (22/7).
Perekrutan tenaga guru ini langsung diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kota Batam sebagai intansi yang membawahi pendidikan di Batam. Sahir tidak memungkiri penambahan usai PPDB beberapa waktu lalu membuat SDM yang ada tidak sanggup dan kewalahan, untuk itu perlu dilakukan perekrutan baru.
“Kami akan rekrut 70 tenaga guru tahun ini, untuk ditempatkan ke sekolah-sekolah yang saat ini sangat membutuhkan guru,” ujarnya.
Mengenai kebutuhan guru mata pelajaran Bahasa Inggris untuk menunjang pendidikan bahasa di tingkat SDN, Sahir menambahan 70 guru tersebut bisa saja merekrut tenaga pendidik yang khusus bahasa inggris.
“Iya ini salah satu yang menjadi perhatian Walikota Batam, pendidikan bahasa inggris di tingkat dasar, dari 70 guru tersebut bisa saja termasuk guru Bahasa Inggris,” sebutnya.
Dia mengakui melihat keadaan sekolah saat ini, kebutuhan guru memang masih banyak. Saat ini jumlah guru yang ada baik PNS dan tenaga honorer berjumlah 5.128 guru, tentunya jika dibandingkan dengan jumlah siswa yang terus mengalami peningkatan jumlah ini masih kurang.
“Untuk itu secara bertahap penambahan guru ini akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang ada saat ini,” terangnya.
Saat ini pihaknya bersama dengan Dinas Pendidikan Kota Batam tengah membahas berapa kekurangan guru, dan guru mata pelajaran yang dibutuhkan termasuk guru kelas. “Ini yang akan kita petakan ke depannya, sehingga nantinya tidak terjadi salah presepsi, dan sesuai dengan yang dibutuhkan,” ungkap Sahir.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengakui pasca penambahan siswa membuat kebutuhan guru juga harus ditambah. Namun mengenai berapa banyak tenaga guru yang akan direkrut harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada.
“Jika pimpinan sudah menyetujui kita akan rekrut,” ucapnya.(cr17)
