batampos.co.id – Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Provinsi Kepri bersama Dinas Sosial (Dinsos) Pemprov Kepri menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Lorong Teladan, Tanjungpinang, Minggu (23/7). Sementara bantuan dari Gubernur Kepri, Nurdin Basirun akan disampaikan dalam waktu dekat ini.
“Pada hari terakhir pembukaan posko bagi korban kebakaran, kami menerima sumbangan dari pada donatur sebanyak Rp 166 juta,” ujar Ketua ITM, Edyanto Ong menjawab pertanyaan media disela-sela meneyerahkan bantuan dana bagi korban kebakaran, kemarin.
Menurut Edy, sumbangan yang mereka kumpulkan hasil penggalan melalui media sosial kepada sejumlah kenalan di dalam Kepri dan luar Kepri. Baik itu pengusaha yang ada Tanjungpinang, Batam, Jakarta dan Bali. Pihaknya apresiatif dengan Komunitas Masyarakat Tanjungpinang yang ada di Bali.
“Belakangan ini kita melihat kebutuhan logistik bagi para korban kebakaran mencukupi. Makanya kita fokus untuk menggala dana,” papar Edyanto Ong.
Dijelaskan Edy, besaran bantuan yang diberikan dikategorikan dalam dua kelompok. Yakni bagi rumah yang mengelami kerusakan sedang dan berat. Masih kata Edy, untuk kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan mendapatkan bantuan sebesar Rp4 juta. Kemudian bagi rusak berat sebesar Rp8,8 juta.
“Dari 22 kepala keluarga yang menjadi korban ada dua rumah yang mendapatkan bantuan Rp11,6 juta. Karena dalam satu rumah ada dua kepala keluarga,” jelasnya.
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial, Dinsos Kepri, Risna Sasmita mengatakan bantuan bagi para korban didapat dari berbagai pihak. Disebutkannya sampai sejauh ini, Yayasan Theociu memberikan bantuan sebesar Rp 66 juta. Selain itu ada juga Yayasan Buda Tzu Chi senilai Rp 71 juta.
Lebih lanjut katanya, Persatuan Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) juga turut mengurangi beban bagi para korban , dengan memberikan bantuan sejumlah Rp 54 juta. Kemudian ada juga dari Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Rp 12 juta. Selain ada juga dari Ikatan Perempuan Tionghoa ((IPT) senilai Rp 10 juta.
“Kami juga sudah menyalurkan bantunan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kepri. Khusus bantuan dari Gubernur akan dibagikan kepada para korban dalam waktu dekat ini,” ujar Risna Sasmita.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kepri, menyampaikan apresiasinya atas aksi sosial yang telah ditunjukan generasi muda Tionghoa Tanjungpinang yang tergabung dalam ITM. Apalagi mereka akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu para korban yang ingin mengurus surat-surat berharga yang terbakar, seperti kartu tanda penduduk, ijazah, kartu keluarga maupun akte kelahiran.
“Surat-surat berharga tersebut merupakan sesuatu yang sangat penting tentunya. Makanya perlu untuk dicarikan solusi segera mungkin,” ujar Legislator Partai Hanura tersebut.(jpg)
