
batampos.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Koordinator Wilayah (Korwil) Kepri Perindo sudah siap menyongsong sekaligus memenangkan Partai Perindo pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang. Padahal, pengumuman verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) apakah Perindo masuk atau tidak peserta pemilu baru akan diumumkan Oktober 2017 mendatang.
“Tapi, kami optimislah Perindo lolos verifikasi. Justru karena Perindo diperkirakan akan menjadi salah satu partai besar, Korwil Kepri Perindo melihat kasus hukum yang dituduhkan pada Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo terindikasi nuansa politis. Namun, pengurus di daerah tak berpengaruh bahkan tambah semangat memenangkan Perindo,” ujar Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW Korwil Kepri Perindo, Yosua Hasnanta Ginting, MA, M.DIV pada rapat pengurus di Perumahan citra Kota Mas Batam Centre, Rabu (19/7) petang.
Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPW Korwil Kepri Perindo Ir Anang Adan. Dari unsur daerah dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Korda Bintan Perindo Firdaus, dan pengurus lainnya. Agenda rapat membahas struktural dan restruktural, pemetaan kantong-kantong suara, serta strategi pemenangan pileg 2019.
Pada agenda rapat struktur dan restruktural, pembahasannya cukup alot. Sehingga, Anang Adan menugaskan lima orang formatur untuk menginventarisir maupun data based pengurus. “Silakan nama-nama yang ada dihubungi dan ditanyakan kembali keseriusan mereka bergabung dan membesarkan Perindo. Kalau serius lanjutkan, kalau tak serius lagi segera cari dan isi formatur yang kosong,” perintah Anang.
Hal itu turut ditambahkan Yosua, jika KPU Pusat sudah mengumumkan Perindo resmi sebagai peserta pileg 2019 maka orang akan berlomba-lomba masuk ke Perindo. “Mulai sekarang kita cari pengurus yang loyal dan berintegritas dengan komitmen tinggi membesarkan partai. Inilah modal dasar kita meraih suara memenangkan pileg nanti,” kata Yosua menyemangati tim formatur.
Firdaus pada kesempatan tersebut melaporkan, kepengurusan DPD Korda Bintan Perindo sudah lengkap dan siap meraih minimal satu fraksi pada pileg 2019 mendatang. Adapun dirinya menyatakan maju jadi bakalcalon pemilihan kepala daerah (pilkada) Bintan mendatang. “Yah ini target. Soal tercapai nanti, kami tentu pasti berusaha,” jelasnya.
Meskipun pileg 2019 masih lama, Yosua meminta kepada masyarakat menjadi pemilih yang cerdas tidak seperti pribahasa membeli kucing dalam karung. Ia menjelaskan maksud pribahasa yang diungkapkannya itu, masyarakat jangan karena kena sirang mendapatkan kucuran uang (money politic) lalu mencoblos siapa yang bayar.
“Akhirnya bagaimana? Kalau terjadi krisis, apakah mereka nanti sungguh-sungguh membela kepentingan bapak dan ibu yang suaranya telah tergadai di bilik suara? Inilah jadi bahan renugan kita semua. Agar pileg 2019 mendatang jadi pileg yang berkualitas. Saya mengingatkan kader, jangan memberikan janji-janji ke masyarakat. Tapi, bekerja memberikan bukti nyata berbuat dari hati ke hati. Sesuai motto Perindo menjadikan Indonesia sejahtera,” paparnya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan pembekalan tugas pada tim formatur struktur dan struktural. (ash)
