Kamis, 30 April 2026

Pemko Batam Siapkan Rp 7 Miliar untuk Bikin Lima Lengan Jalan

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Tahun 2017 ini, Pemerintah Kota Batam (Pemko) Batam akan membangun lima lengan jalan yang tersebar di lima simpang berbeda. Rencananya, akhir 2017 ini proyek tersebut bakal rampung.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam Yumasnur memaparkan lokasi simpang yang akan dibangun dan ditingkatkan lengan jalannya diantaranya Simpang Politeknik, Simpang Kara, Simpang Masjid Raya, Simpang Bengkong Aljabar, Simpang Indomobil.

“Tahun ini dibangun, target selesai tahun ini juga,” terang Yumasnur, Kamis (23/7) siang.

Ia menyampaikan, pembangunan lengan jalan ini seiring semangat pembangunan infrastruktur yang sedang digalakkan Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Kini, proyek tersebut sudah selesai dilelang dan selanjutnya tinggal dikerjakan.

“Tinggal jalan (dikerjakan, red) saja,” ucapnya.

Ditanya anggaran yang digelontorkan Pemko Batam untuk beberapa proyek tersebut, Yumasnur mengaku tidak hafal. Namun demikian, dalam data Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Batam, nilai proyek berkisar antara Rp 1 miliar hingga Rp 3 miliar, ini belum termasuk biaya konsultan perencanaan maupun konsultan pengawas yang nilai berkisar antara Rp 100 juta hingga Rp 135 juta.

Adapun rinciannya yakni, Peningkatan Lengan Jalan Simpang Masjid Raya Rp 999,92 juta, peningkatan Lengan Jalan Simpang Eden Park atau Simpang Kara Rp 1,2 miliar. Penataan Lengan Simpang Politeknik Batam Rp 999,31 juta. Penataan Lengan Simpang Bengkong Aljabar senilai Rp 999,7 juta dan Penataan Lengan Simpang Polsek Lubuk Baja atau Indomobil senilai Rp 3 miliar.

Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengaku optimis pekerjaan proyek fisik sejumlah ruas jalan di Batam selesai akhir November mendatang atau paling lambat awal Desember.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengaku optimis pelebaran sejumlah ruas jalan yang kini dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Batam selesai akhir November 2017 mendatang.

“Saya yakin November selesai, closed,” kata Rudi, saat meninjau  sejumlah ruas jalan, Selasa (18/7) pagi.

Ia mengklaim, dalam pengerjaan proyek jalan tak ada kendala. Memastikan lancar dirinya rutin turun langsung mengawasi.

“Yang lama kan bukan pengerjaan tapi membukanya ini, misal pembebasan bangunan pinggir jalan dulu,” imbuhnya. (cr13)

Update