batampos.co.id – Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan sektor pariwisata bagi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) adalah sektor masa depan. Dari waktu ke waktu pertumbuhan sektor ini semakin menunjukkan arah positif. Ini dibuktikan dengan pertumbuhan angka kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun. Dirinya menilai lembaga pendidikan di Kepri, khususnya pendidikan tinggi mulai menimbang peluang
menyongsong sektor pariwisata.

“Kita harusnya memperbanyak fakultas bidang pariwisata. Karena Kepri butuh tenaga kerja Pariwisata,” ujarnya ketika menerima rombongan mahasiswa UMRAH, Selasa (25/7).

Menurut Jumaga, tenaga pariwisata untuk memenuhi kebutuhan pariwisata Kepri saja masih kurang seiring dengan perkembangan sektor industri pariwisata yang juga menggeliat di banyak daerah di Indonesia.

“Semua daerah memiliki sektor pariwisata alam dan seni budaya, karena itu daerah-daerah terus berpacu untuk membangun fasilitas penunjang pariwisata, baik hotel dan restoran,” katanya.

Selain itu, Jumaga melihat progam studi Hubungan Internasional juga diperlukan di Kepri ini. Letak Kepri yang bersinggungan langsung dengan negara-negara tetangga, membutuhkan banyak tenaga profesional di Kepri ini.

Berangkat atas kondisi ini, Jumaga mendukung langkah UMRAH Tanjungpinang untuk menguatkan mahasiswa program studi Hubungan Internasional membina hubungan studi dengan negara-negara tetangga.

Di tempat yang sama Dosen Fakultas Fisipol Umrah, Dani Akbar mengatakan mahasiswa hubungan internasional rencananya akan melakukan studi banding ke negara tetangga. Dua negara yang rencananya akan dikunjungi antara lain Singapura dan Malaysia.

“Kami rencananya akan ke Singapura dan Johor 15 Agustus nanti. Mereka akan studi banding ke KBRI dan kampus-kampus di sana,” kata Dani. (aya)