
batampos.co.id – Perjuangan Batam untuk meraih penghargaan tertinggi di bidang kebersihan sepertinya masih panjang, pasalnya setelah menjalani rangkaian penilaian Batam belum berhasil mendapatkan Adipura di tahun ini.
“Iya memang kita belum berhasil tahun ini,” kata Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata, Kamis (27/7).
Ardi menjelaskan meskipun belum berhasil mendapatkan penghargaan, Batam cukup bangga dengan raihan sertifikat Adipura.
Tahun ini Batam menduduki peringkat pertama meraih sertifikat Adipura, dimana penghargaan ini diberikan kepada daerah yang telah berhasil menjaga kebersihan kota.
Menurutnya penilaian Adipura tahun ini berbeda dengan yang terdahulunya, program Adipura dilakukan lebih ketat, dan indikator penilaian lebih beragam seperti, Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau, Pemanfaatan Ekonomi dari Pengelolaan Sampah dan RTH, Pengendalian Pencemaran Air, Pengendalian Pencemaran Udara, Pengendalian Dampak Perubahan Iklim, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Akibat Pertambangan, Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, serta Penerapan Tata Kelola Pemerintahan yang baik.
“Jadi tahun ini banyak sekali indikator yang masuk dalam penilaian Adipura, tidak hanya berpedoman kepada pengelolaan sampah saja,” terangnya.
Meskipun belum berhasil mendapatkan kembali penghargaan Adipura, Ardi menyebutkan penghargaan berbentuk sertifikat ini merupakan hasil dari kerja keras dinas terkait dalam mengelola kebersihan kota, bila dibandingkan dengan dua tahun lalu hasil ini jauh lebih baik.
“Bearti usaha kita dalam memperbaiki pengelolaan sampah dan yang lainnya sudah mulai terlihat, buktinya kita menduduki peringkat pertama penerima sertifikat, dan berhasil mengalahkan kota-kota lainnya,” ujar Ardi.
Ke depan, Pemerintah Kota Batam akan terus berusaha membenahi apasaja yang menjadi indikator penilaian Adipura, sehingga peringkat Bata bisa naik, dan bisa meraih Adipura di tahun berikutnya.
“Ya masih banyak yang harus kita tata, kami mengharapkan kerjasama semua instansi terutama masyarakat untuk menjaga Batam bersih, dan hijau,” harap pria berkacamata ini.
Sementara itu berdasarkan hasil pengumuman penghargaan Adipura tahun 2017 untuk wilayah Sumatera, Batam menduduki peringkat pertama peraih sertifikat diikuti daerah lain yakni Dumai, Bengkulu, Pangkal Pinang, dan beberapa daerah lainnya, sedangkan untuk peraih Adipura dipegang Palembang, Jambi, Padang Banda Aceh, Sawahlunto, Payakumbuh, hingga Kotabumi.(cr17)
