Sabtu, 4 April 2026

Ini Pasar Primadona Pemburu Barang Bermerek

Berita Terkait

Warga memilih barang-barang bekas asal Singapura di Pasar Seken Puakang, Karimun, Jumat (28/7). F.Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Karimun memiliki ciri khas tersendiri yang tak bisa lenyap ditelan zaman dan selalu menjadi pilihan masyarakat. Apa itu? Ciri khas yang dimaksud adalah berburu aneka barang bermerek mulai dari perabotan rumah tangga hingga pakaian dan sebagainya di pasar seken.

Masyarakat Karimun memiliki sebutan tersendiri terhadap pasar seken. Mereka sering menyebutnya balai atau pasar rombeng. Walaupun sudah banyak toko-toko berdiri menjajakan barang dagangan yang sama seperti yang ada di pasar seken, namun masyarakat pemburu barang bermerek tetap memilih datang ke pasar seken.

“Alhamdulillah, lumayanlah penjualannya. Kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, masih ada pasar pagi di belakang ini, omzet kita cukup banyak dibandingkan sekarang,” ujar pedagang seken, Uda, Jumat (28/7).

Pasar seken eks luar negeri atau dari Singapura selalu diserbu warga pemburu barang bermerek tiap hari Sabtu dan Minggu serta hari besar.

“Paling banyak sih pakaian yang dicari. Tapi saat ini pengunjung yang mencari sepatu dan tas juga tak kalah banyak. Pun harganya juga bisa dinego dan terjangkau,” terang Uda.

Hal senada juga dikatakan penjual barang seken lainnya di pasar seken, Jhon yang sudah berjualan selama hampir 10 tahun. Tak hanya warga Karimun saja yang berkunjung ke pasar seken. Dari luar Karimun seperti Batam, Tanjungpinang pun juga banyak yang berburu barang bermerek di pasar Seken Karimun yang terletak di daerah Puakang, tak jauh dari Pelabuhan Domestik Karimun ini.

Sementara, salah satu pengunjung pasar seken di Puakang Karimun, Santi mengaku rajin datang ke pasar seken untuk berburu barang bermerek seperti tas maupun baju.

“Selain harganya itu loh yang murah, kualitas barangnya original dari luar negeri. Kalau harga barunya, mungkin bisa menguras isi dompet. Tak perlu gengsi lah untuk mendapatkan barang yang berkualitas meski menyandang status seken,” ujar Santi. (tri)

Update