
batampos.co.id – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Batam, Zarefriadi mengatakan salah satu program prioritas yang akan dimasukkan pada penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daeah Perubahan (APBD-P) 2017 adalah paket sembako dan pasar murah.
“Karena kondisi perekonomian kita masih belum stabil, jadi kami akan melanjutkan program sembako murah,” kata Zaref, Kamis (27/7).
Menurutnya paket sembako murah bisa menjadi solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak makan, dan gula pasir.
“Setidaknya ini bisa meringankan masyarakat menengah ke bawah,” sebut pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam ini.
Zaref menambahkan saat pembahasan APBD-P nanti, pihaknya akan mengajukan sedikitnya 30 ribu paket sembako yang akan digelar hingga akhir tahun 2017.
“Hampir sama dengan paket sembako yang pertama, kemungkinan besar kita ajukan dengan jumlah yang sama,” ucapnya.
Sebelumnya Pemerintah Kota Batam sukses menggelar pasar murah dengan menggandeng beberapa distributor, dan paket sembako murah yang ditujukan kepada rumah tangga tepat sasaran (RTS). Dua program ini dinilai berhasil mengendalikan harga kebutuhan di pasar, dan meringankan mereka yang berpenghasilan rendah. Sebanyak 30.730 paket sembako murah disebar ke 12 kecamatan yang ada di Batam.
Disinggung mengenai ketidakstabilan harga bahan kebutuhan pasca lebaran ini, Zaref mengatakan perubahan harga merupakan suatu yang biasa terjadi. Sebelumnya selama puasa dan lebaran harga normal dan cenderung turun, setelah lebaran malah naik.
“Saya cek lagi mengenai harga kebutuhan ini, jika memang ada permainan kita intervensi lagi,” sebutnya. (cr17)
