Jumat, 17 April 2026

Dinkes Pemko Batam Usulkan Lima Ambulan Tangani Pasien Jantung

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Penyakit jantung merupakan penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia. Dari 100 penderita, 27 pasien diantaranya meninggal dunia. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Sabtu (29/7) usai membuka acara di Dataran Engku Puteri, Batam Center.

Untuk itu, tahun depan pihaknya akan mengajukan pembelian lima ambulance transport (mobil ambulan) yang dilengkapi peralatan khusus jantung.

“Ini sangat penting, serangan jantung bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk kasus yang baru-baru ini yang menimpa salah seorang pegawai Pemko Batam,” kata Didi.

Dia menjelaskan, serangan jantung harus mendapat penangan cepat, pihak medis harus memberikan penanganan dalam waktu kurang lebih dua jam, jika tidak pasien tidak akan terselamatkan.

Untuk meminilisir pasien meninggal akibat lambat mendapatkan penanganan, maka pihaknya mengusulkan pembelian lima ambulan yang dilengkapi dengan peralatan untun korban serangan jantung.

.Mobil tersebut akan ditempatkan di Kantor Walikota Batam, dan beberapa puskesmas. Jadi sistemnya zonasi, puskesmas yang berdekatan akan disiagakan satu mobil ambulan. Untuk satu mobil ambulan tersebut menghabiskan dana hinga Rp 1,2 miliar rupiah

“Tahun depan kita usulkan Rp 6 miliar di APBD 2017,” sebut pria yang suka mengenakan ikat kepala (tanjak) ini.

Selain mempersiapkan sarana dan prasarana, pihaknya juga akan memberikan pelatihan pertolongan pertama kepada pasien serangan jantung kepada seluruh dokter yang bertugas di puskesmas.

Saat ini Batam tengah menjadi proyek percontohan untuk penanganan penyakit jantung. Ke depan diharapkan angka kematian pada pasien jantung ini bisa berkurang.

“Kalau bisa berbalik dengan kondisi sekarang, nantinya penyelamatan bisa mencapai 60 persen,” harapnya.(cr17)

Update