ilustrasi

batampos.co.id – Jalan tol Batuampar-Mukakuning-Bandara bakal menggunakan jalur yang sudah ada. Mengganti jalan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR) akan membangun jalan umum baru pada sisi kanan dan kiri jalan.

“Rencananya jalan yang sudah ada diperlebar jadi jalan tol. Lalu bangun jalan baru kiri dan kanan, bisa saja jalur lambat yang sekarang yang dipakai,” papar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA), Senin (31/7).

Namun demikian, ia belum ada penentuan terkait luas ataupun jumlah lajur pada setiap jalan baru yang kelak akan dibangun. “Luasnya belum ditentukan, akan segera diatur,” imbuhnya.

Tekait jalan tol, ia menyampaikan jalan gol di Batam seiring proyek tol yang dilakukan pemerintah pusat di pulau Sumatera. “Batam ini salah satunya, dan jadi prioritas,” katanya.

Pembangunan jalan tol sepanjang 25 kilometer ini, digadang-gadang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Batam.

“Rapat minggu lalu, sudah keluar Perpresnya (Peraturan Presiden), jalan tol ini sepanjang 25 kilometer,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Perpres yang dimaksud Rudi adalah Perpres Nomor 58 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Di dalamnya disebutkan, salah satunya yakni jalan tol Batuampar – Mukakuning – Bandara Hang Nadim sepanjang 25 kilometer.

Kini, pembangunan jalan tol diawali dengan pembangunan jembatan layang. Jika tahun ini jembatan layang dibangun di Simpangjam sepanjang 165 meter. Diperkirakan akan selesai pada akhir 2017 nanti. Lantas Kementerian PUPR akan melanjutkannya dengan pembangunan flyover Simpangkabil sepanjang 430 meter, diteruskan dengan flyover Simpangpunggur sepanjang 310 meter, kemudian flyover simpang KDA sepanjang 123 meter, lalu flyover Jalan Sudirman sepanjang 150 meter.

“Semoga tak ada halangan, kita harapkan semuanya lancar,” harap Rudi. (cr13)