Rabu, 29 April 2026

Disduk Pemko Batam Gandeng Dua RS untuk Cetak Akta Lahir

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam kembali menggandeng dua rumah sakit untuk menerapkan pencetakan akta lahir. Sebelumnya RS Embung Fatimah sudah lebih dulu menerapkan pencetakan akta ini.

“Kami sudah komunikasi dan mereka sangat mendukung program ini,” kata Kepala Disdukcapil Kota Batam, Said Khaidar, Selasa (1/8).

Dua rumah sakit yang akan digandeng yakni RSBP Batam, RS Awalbros Batam. Kedua rumah sakit ini telah memberikan respon positif terhadap program ini. Selain itu pihaknya juga akan mengajak beberapa puskesmas untuk ikut menyukseskan program percepatan dokumen kependudukan ini.

“Selain rumah sakit, sekarang puskesmas sudah melayani kelahiran, nah kita harapkan puskesmas juga mau bekerjasama,” ujarnya.

Dia menjelaskan pencetakan akta di rumah sakit merupakan jalan alternatif bagi warga untuk memperoleh akta kelahiran, selain di Kantor Disdukcapil Batam.

“Intinya percepatan pelayanan, jadi mereka yang tidak usah mengantri di Disduk lagi,” terangnya.

Pihak keluarga cukup menyiapkan persyaratan pengajuan akta lahir bayi seperti surat kelahiran dari bidan atau ruma sakit, fotokopi KTP orangtua, fotokopi buku nikah, dan persyaratan lainnya.

“Jadi keluar dari rumah sakit anak langsung punya akte, ini sangat memudahkan,” ucapnya.

Namun demikian, untuk mendukung terlaksananya program ini, tentunya rumah sakit harus mempersiapkan peralatan sendiri seperti komputer, printer dan alat pendukung lainnya.

“Mereka siapkan alat, sedangkan kita lebih ke sistem kependudukan, karena semua harus online, tentu jaringan juga menjadi perhatian kami,” ungkap pria yang pernah menjabat Kepala Tata Pemerintahan Kota Batam ini.

Dia menambahkan percepatan pengurusan akta lahir ini tentunya akan berpengaruh terhadap pencapaian akta lahir di Batam. Tahun ini pencapaian akta lahir mencapai 80 persen, jika dibandingkan dengan tahun lalu, pencapaian ini meningkat.

“Berarti langkah percepatan ini sangat berdampak,” ungkap.

Selain itu, dengan semakin meningakatnya pencapaian akta ini, diharapkan Batam bisa menjadi salah satu daerah yang diberikan tanggung jawab untuk pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) yang tahun ini baru di Kabupaten Anambas diterapkan.

“Yah kita harapkan ke depan seluruh puskesmas dan klinik bisa mendukung dan bekerjasama dalam percepatan pencetakan akta lahir ini,” tutup Said.(cr17)

Update