Vijay dan Karina (Wisatawan India) sedang menyaksikan ibunya (berpakaian sari) berfoto bersama pungunjung pantai lainnya di Pantai Trikora III, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, beberapa waktu lalu. F.Harry/Batam Pos.

batampos.co.id – Pada semester I 2017 ini, Provinsi Kepulauan Riau sudah didatangi 977.210 jiwa wisatawan mancanegara. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, jumlah pada semester satu tahun ini mengalami penurunan 0,17 persen atau 1.689 wisman.

Namun, jika jumlah kunjungan pada Juni 2017 yang mencapai 175.309 wisman didapati kenaikan 5,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya. “Jadi pada bulan Juni kemarin ada kenaikan kunjungan 23.485 wisman. Ini bisa jadi karena bertepatan dengan libur tengah tahun,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau, Panusunan Siregar, Selasa (1/8).

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, lebih dari separuh kunjungan ke Kepulauan Riau masih didominasi wisman berkewarganegaraan Singapura. Pada semester I, ada 492.393 orang Singapura yang menyeberang ke Kepri. Jumlah ini setara dengan 50,39 persen dari total kunjungan selama enam bulan terakhir.

Sedangkan pada peringkat kedua, ada wisman dari Malaysia dengan jumlah kunjungan mencapai 120.964 jiwa, lalu disusul wisman dari Tiongkok sebanyak 55.578 jiwa.

Sementara di urutan keempat negara penyumbang wisman ke Kepri adalah para pelancong dari India. “Dari India ini pada semester I ada 45.556 wisman. Angka ini lebih tinggi dibandingkan jumlah kunjungan pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yang hanya 49.077 jiwa,” ujar Panusunan.

Secara umum, pada Juni 2017, sambung Panusunan, memang terjadi kenaikan jumlah kunjungan wisman ke Kepri dari beberapa negara. Mulai Singapura, Malaysia, Tiongkok, India, hingga Korea Selatan.

“Untuk turis India saja jumlah kenaikan dari bulan Mei ke Juni 2017 mencapai 1.934 wisman. Itu tandanya, Kepri semakin menarik di mata orang India,” pungkas Panusunan.(aya)

Respon Anda?

komentar