batampos.co.id – Tim unit Reskrim Polsek Bintan Timur, berhasil menangkap Purwantoro,22, pelaku pembegalan terhadap Eka Ratna Sari, 21, di Kediamannya di Kampung Banjar lama rt 09 rw 04 Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (1/8), sekitar pukul 23.00 WIB.

Pelaku yang sempat membuang korbannya ke semak-semak ini terpaksa dilumpuhkan oleh petugas kepolisian dengan timah panas akibat melakukan perlawanan saat hendak digiring ke Mapolsek Bintan Timur.

“Kami berhasil membekuk pelaku ini (pembegalan, red) di rumahnya. Namun saat ditangkap pelaku sempat melawan dan membahayakan tim kita, sehingga terpaksa kaki kirinya ditembak, dan ini sudah sesuai dengan prosedur,” ujar Kapolsek Bintan Timur, AKP Abdul Rahman, saat menggelar ekspos di Mapolsek Bintan Timur, Rabu (2/8).

Ia menuturkan penangkapan pelaku ini berawal dari informasi warga yang curiga dengan motor korban yang diambil oleh pelaku.

“Kita mengetahui lokasi rumah pelaku dari laporan warga sekitar yang juga kesal dibohongi pelaku yang hendak menjual motor dengan kesepakatan surat-surat harus lengkap tapi nyatanya tidak ada satu pun suratnya,” ungkapnya.

Abdul menjelaskan kronologis pertemuan diantara pelaku dengan korban berawal dari medsos, dimana pelaku berupaya menawarkan pekerjaan terhadap korban di sebuah group lowongan pekerjaan.

“Eka (korban, red) berminat cari kerja dan tertarik melayani chat pelaku. Lalu mengajak jumpa, dan setelah ketemu pelaku pun langsung melakukan tidakan kekerasan fisik dibagian wajah, dan membuang korban ke semak-semak dengan mengikat kedua tangan korban, lalu membawa lari sejumlah barang berharga milik korban,” terangnya.

Akibat perbuatannya pelaku tersebut dikenakan pasal 365 ayat 1 tentang tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

“Ini tentunya menjadi pelajaran penting bagi semuanya. Saya meminta bagi semua masyarakat juga untuk tidak mudah mempercayai siapa pun yang berteman di media sosial, apalagi terhadap orang yang memang sama sekali belum dikenal. Mudah-mudahan ini menjadi peristiwa pertama dan terakhir,” imbuhnya

Sebelumnya Eka menjadi korban pembegalan oleh Orang Tak Dikenal (OTK), hingga akhirnya di buang ke semak-semak di jalan Kampung Baru, Kilometer 22, Rt/Rw 002/001 Kelurahan Sungai Lekop Kecamatan Bintan Timur, Jumat (28/7) lalu, sekitar pukul 21.00 WIB malam.

Akibatnya motor dan barang berharga miliknya raib dicuri oleh pelaku berupa satu unit Sepeda Motor, 1 unit handphone nokia senter, serta 1 unit Ipad warna coklat, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 12 juta.

Tak hanya itu, korban juga terpaksa harus dilarikan ke RSUD Kijang, untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis hingga saat ini. (cr20)

Respon Anda?

komentar