Kadinsos Karimun Panji Sasmita bersama penerima PKH. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun, mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 3086 bagi KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang ada di 12 kecamatan. Dimana peserta PKH, adalah ibu rumah tangga keluarga yang memiliki komponen balita, bumil, SD, SMP, SMA, disabbilitas usia lebih dari 70 tahun dan Disabbilitas (ODKB).

”Sejak tahun 2012 lalu kita hanya mendapatkan 5 kecamatan saja. Dan ditahun 2016 lalu mendapatkan perluasan program PKH menjadi 12 kecamatan yang diharapkan, kabupaten Karimun menjadi lebih baik dan memiliki masa depan yang cemerlang. Sehingga, dapat berkurangnya angka kemiskinan dan meningkatnya kualitas pendidikan dan kesehatan,” kata Kepala Dinas Sosial Karimun Panji Sasmita, kemarin (3/8).

Besaran bantuan tersebut terbagi dalam komponen balita, Bumil, pelajar sebesar Rp1.890 Juta yang bagi dalam tiga tahap. Untuk tahap I, II, III masing-masing mendapatkan Rp 500 ribu dan tahap ke IV hanya Rp 390 ribu. Sedangkan, untuk komponen disabbilitas berat dan komponen lansia per tahunnya Rp 2 Juta.

”Jadi kita bagikan empat tahap dalam satu tahun. Untuk tahun ini, penyerahan bantuan PKH tahap pertama tidak tunai.Tapi melalui Bank BNI cabang Tanjungbalai Karimun,” terang Panji..

Sementara jumlah peserta PKH yang menerima bantuan non tunai untuk tahap pertama, masing-masing kecamatan berbeda untuk kecamatan Karimun ada 368 KPM, kecamatan Tebing 193 KPM, kecamatan Meral 276 KPM, kecamatan Meral Barat 204 KPM.
Kemudian untuk dipulau yaitu, kecamatan Kundur 269 KPM, kecamatan Kundur Barat 415 KPM, kecamatan Kundur Utara 339 KPM, kecamatan Belat 162 KPM, kecamatan Buru 289 KPM. Kemudian, kecamatan Durai 218 KPM, kecamatan Moro 219 KPM, kecamatan Ungar 134 KPM dengan total bantuan tahap pertama mencapai Rp.1.579 Miliar.

”Saya berpesan kepada para penerima PKH agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar Panji. (tri)

Respon Anda?

komentar