batampos.co.id – Bupati Karimun, Aunur Rafiq meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum terkait status tersangka Kepala Badan Kesbangpol Karimun, Indra Gunawan sebagai tersangka korupsi di Dinas Karimun tahun 2014-2016.

‘Proses terkait dugaan tindak pidana korupsi ini masih berjalan dan mempunyai tahapan. Yang nantinya akan akan sampai ke persidangan. Untuk itu, saya berharap Indra Gunawan agar dapat tetap bekerja seperti biasa,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq kepada Batam Pos, Kamis (3/8).

Dosinggung tentang permohonan pensiun dini dari Indra Gunawan sebagai ASN, Bupati menyatakan, belum ada permohonan tersebut diterimanya. ”Saya belum ada menerima permohonan te ntang rencana pensiun dini. Satu hal yang harus diingat bahwa kepada seluruh pegawai di Kesbangpol dan juga rekan-rekan Indra Gunawan tetap dapat memberikan semangat kepada yang bersangkutan. Sehingga, yang bersangkutan bisa tetap bekerja,” jelas Aunur.

Sementara itu, mantan bendahara Dinsos era kepemimpinan Indra Gunawan, Ardiyansyah belum dapat dikonfirmasi terkait kasus ini. Apalagi, yang bersangkutan sempat berhutang ratusan juta ke rentenir untuk dapat menutup anggaran administrasi umum (Adum) serta belanja barang dan jasa yang digunakan untuk kepentingan pribadi Indra Gunawan.

Kepala Dinsos Kabupaten Karimun, Panji Sasmita secara terpisah menyebutkan bahwa memang Ardiyansyah masih bertugas di Dinsos, namun bukan sebagai bendahara lagi, melainkan hanya sebagai staf biasa. Tentang keberadannya sudah lama tidak masuk kantor.

”Saya dapat kabar kalau Ardi (Ardiyansyah, red) saat ini sedang berada di Provinsi Guangzhou, Cina. yang bersangkutan melakukan ini kemungkinan untuk bekerja agar mendapatkan penghasilan tambahan untuk menutupi kebutuhan hidup,” paparnya.

Keberangkatan ke Guangzhou, Cina, lanjut Panji, tidak disampaikan kepada dirinya selaku atasan. Melainkan, disampaikan ke sekretaris Dinsos. Dan, ketika Ardiyansyah ingin menyampaikan hal tersebut, sekretaris melarangnya. Namun, belakangan dia mendapatkan informasi, Ardiyansyah tetap berangkat ke Cina. Dan, sudah lama tidak pernah masuk kantor lagi. (san)

Respon Anda?

komentar