Suasana Hall Atrium Kepri Mall pada Sabtu (5/8/2017) pagi terlihat semarak oleh adanya berbagai perlombaan yang digelar oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB) bertajuk ATB-BP Batam Festival Hijau 2017.

Saat itu, ratusan peserta lomba mewarnai untuk tingkat Taman kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) terlihat serius mengerjakan lembaran kertas mewarnai bertemakan



lingkungan dan alam dalam perlombaan tersebut. Antusias tinggi juga terlihat dari para orangtua dan guru yang saat itu memberikan dukungan dengan menyemangati mereka dalam mengikuti perlomban tersebut.

“Adik nanti tekan Crayonnya jangan terlalu keras ya biar bagus hasilnya,”terang salah seorang orangtua peserta lomba menyemangati buah hatinya.

Suasana kian semarak oleh adanya pertunjukan dari sejumlah pelajar Sekolah Menengah tingkat Atas (SMA) sederajat dan mahasiswa dari perguruan tinggi di Batam yang turut serta

meramaikan perlombaan Kreasi Jingle ATB, Modern Dance dan Lomba baca puisi bertemakan ‘Air’ dan ‘Lingkungan’ .

Selain diisi perlombaan, momen ATB-BP Batam Festival Hijau 2017 juga diisi dengan talkshow bertemakan cakupan pelayanan, keberhasilan ATB hingga keterbatasan Kota Batam dalam hal sumber air baku dengan sejumlah narasumber ternama.

Diantaranya Kabid pengelolaan waduk BP Batam Hajad Widagdo, Kepala Bidang Tata Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Bapak IP, serta sejumlah Manager di jajaran PT Adhya Tirta Batam (ATB).

“Air menjadi tanggungjawab kita bersama, dan dalam menjaganya perlu adanya peran serta dari berbagai pihak untuk menghindari terjadinya pencemaran dan kerusakan di wilayah cakupan air. Khusus di wilayah resapan air,” jelas Hajad Widagdo.

Hal senada juga diungkapkan oleh Rony Hartawan, QHSE Manager ATB yang mengatakan bahwa menjaga wilayah cakupan air sangat penting untuk menghasilkan kualitas air yang baik.

“Kami dari ATB sangat mendukung program pemerintah dalam menjaga wilayah cakupan resapan air agar terhindar dari pencemaran dan sejenisnya. Dengan kualitas air yang baik maka tentunya akan menghasilkan hal yang baik juga,” terangnya.

Sementara itu, Corporate Communication Manager ATB Enriqo Moreno mengatakan dihari pertama ATB-BP Batam Festival Hijau 2017 antusias peserta dalam mengikuti perlombaan terbilang tinggi. “Bahkan ada juga pelajar sejak awal telah hadir guna mengikuti perlombaan mewarnai ini,” jelas Enriqo.

Enriqo juga mengatakan, di hari pertama ATB-BP Batam Festival Hijau 2017 lebih banyak diisi dengan perlombaan untuk pelajar dari tingkat TK, SD hingga Mahasiswa.

Sementara untuk dewasa, akan difokuskan pada Minggu(6/8/2017) yaitu bersepeda menuju hutan Duriangkang dan menanam pohon yang memperebutkan lucky draw seperti sepeda gunung, TV LED, kulkas, mesin cuci, home theatre dan puluhan hadiah menarik lainnya.

Untuk rute yang dilalui para Goweser nanti, akan menempuh jarak sepanjang 10,9 kilometer dengan mengambil Start dan Finish, dari halaman Kepri Mall ke wilayah Manggarai Duriangkang yang dilanjutkan dengan menanam pohon dan kembali lagi ke Kepri Mall.

“Untuk tahun ini, kegiatan ATB-BP Batam Festival Hijau 2017 dihadirkan dengan konsep berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Yakni melibatkan berbagai elemen mulai dari LSM, Komunitas sepeda, masyarakat umum hingga media,”jelasnya.

Kegiatan ini, tambahnya, setiap tahunnya selalu digelar oleh ATB. Namun sejak 2016 kita ubah formatnya menjadi ATB Festival Hijau. Dahulunya namanya ATB Peduli Lingkungan. Untuk waktunya pun kita buat menjadi dua hari.

Selama acara, PT Adhya Tirta Batam juga membuka booth yang menyajikan berbagai informasi terkait teknologi terbaru yang dimiliki oleh ATB. Seperti Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang sudah terintegrasi untuk Produksi, Distribusi dan Pemantauan Kebocoran.

Diakhir acara juga diumumkan pemenang lomba mewarnai untuk kategori Taman Kanak-kanak yang diraih oleh Syifa untuk juara 1 dnegna poin 276, sementara untuk juara 2 dan 3 diraih oleh Queen dan Keiko Kanaya dari RA Qhair dengan poin 263 dan 254.

Sementara untuk kategori Sekolah Dasar (SD) diraih Sasa dari SD 003 Batuaji dengan poin 279. Selain itu, untuk juara 2 dan 3 diraih oleh Abimayu dan Jihan Ayu Novitasari dengan poin 273 dan 272.

Selain itu, juga ramaikan dengan pertunjukan pakaian kreasi dari Duta Lingkungan Hidup 2017. Dimana mereka membuat pakaian dari bahan daur ulang yang bersumberkan dari kantong plastik, karung tepung dan potongan CD.(rilis)

Loading...