batampos.co.id – Sebanyak 40 karyawan di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam tercatat menjadi mahasiswa baru di Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang. Kuliah perdana dimulai, Senin (7/8) di kawasan.

Ketua STTI Tanjungpinang, Louis Frederick menuturkan, dukungan yang diberikan pengelola kawasan dalam dunia pendidikan sangat baik. Betapa tidak, karyawan yang selama ini memiliki keterbatasan kuliah, karena jaraknya jauh atau biaya yang mahal dapat teratasi melalui kerja sama ini.

Pengelola juga lanjutnya memberikan fasilitas gedung yang sangat baik sebagai sarana perkuliahan. Maka itu, pihak kampus memberikan keringanan biaya bagi mahasiswa yang tercatat menjadi karyawan di Lobam.

“Tenat di sini juga sangat mendukung karyawannya kuliah,” katanya.

Pria campuran Purwokerto Tegal ini juga membandingkan atmosfir kuliah di kawasan industri sangat berbeda daripada di lingkungan kampus. Diharapkan, pola pikir mahasiswa terhadap dunia industri juga terbuka. “Di sini mahasiswa akan melihat secara nyata proses industri,” katanya.

Dia menambahkan, jurusan yang dibuka di kelas karyawan adalah teknik informatika dan sistem informasi dengan kuliah perdana mulai Senin, sejak sekitar pukul 17.30 malam hingga sekitar pukul 22.00 malam. Jadwal kuliah nantinya akan dibagi 3 kali sepekan, yakni Rabu, Kamis dan Jumat.

GM PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Surya mengatakan, kerja sama ini akan menjawab keluhan manajemen akan sulitnya merekrut tenaga kerja dengan keterampilan dan tenaga siap pakai di Pulau Bintan.

“Selama ini, mereka selalu merekrut SDM dari luar seperti dari Jawa,” katanya.

Diharapkannya juga kepedulian pengelola terhadap masyarakat di Tanjunguban dan sekitarnya dan dukungan tenant ini bisa mencetak tenaga-tenaga kerja yang siap pakai serta tenaga ahli di bidangnya. (cr21)

Respon Anda?

komentar