Lis Darmansyah dan Syahrul dikabarkan akan pisah pada Pilwako yang akan datang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul sudah menyatakan pisah dan siap menantang Lis Darmansyah pada Pemilihan Walikota Tanjungpinang. Hanya saja, sampai saat ini Syahrul masih belum mendapatkan kenderaan politik. Meskipun sudah mendaftar di Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Sejak keluarnya pernyataan Pak Syahrul yang siap maju sebagai Calon Walikota, memang mengundang berbagai reaksi dari masyarakat. Terlebih tim sukses Lis Darmansyah,” ujar Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Tanjungpinang, Zamzami A Karim menjawab Batam Pos, Minggu (6/8) di Tanjungpinang.

Disebutkan Zamzami, reaksi yang terjadi diposting di media-media sosial. Baik yang responnya positif sampai ke bahasa-bahasa yang tendensius menjurus ke sosok Syahrul. Dijelaskannya, ia melihat sikap tegas Syahrul dengan memilih maju adalah merupakan sebuah keputusan politik yang strategis. Disebutkannya, secara kapasitas Syahrul tentu memenuhi kreteria sebagai pemimpin.

Lebih lanjut katanya, kendala sekarang ini adalah Syahrul bukan merupakan seorang politikus atau kader sebuah partai politik. Menurut Zamzami, meskipun tidak sulit tentunya sejumlah Parpol menyatakan untuk mengusung Syahrul. Apalagi belakangan ini diketahui, tingkat elektabilitas Syahrul cukup berimbang dengan kandidat petahana lainnya, yakni Lis Darmansyah.

“Kalau dilihat dari kacamata politik, pisahnya Lis-Syahrul tentu akan merubah peta politik Tanjungpinang. Karena banyak yang beranggapan, apabila Lis-Syahrul bersama, potensi untuk duduk kembali sangat besar,” paparnya.

Dipaparkannya juga, Syahrul pernah sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tanjungpinang, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tanjungpinang tentu bisa jadi faktor pendukung bagi Syahrul. Apalagi sekarang ini berjalan lima tahun sebagai Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul juga sudah memiliki investasi politik dalam menghadapi Pilkada nanti.

“Politik itu sifatnya dinamis, artinya sesuatu yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin. Apa yang menarik adalah, siapa figur yang akan mendampingi Lis-Darmansyah nanti,” paparnya lagi.

Dikatakannya juga, hiruk-pikuk yang terjadi sekarang ini adalah masyarakat Tanjungpinang sudah menimang-nimang figur-figur potensial untuk dijodohkan. Seperti Syahrul-Angga ataupun Lis-Maya. Walaupun sementara itu, putri Mantan Walikota Tanjungpinang, Surya Tatik A Manan tersebut belum menyatakan siap maju.

Selain itu, masyarakat juga bertanya-tanya, lantaran dua pejabat di lingkungan Pemko Tanjungpinang, Riono yang merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, dan Reni Yusneli, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tanjungpinang dikabarkan ikut mengambil formulir pendaftaran calon di PDI Perjuangan.

“Melihat perkembangan koalisi sekarang ini, potensi terjadinya head to head antara Syahrul dengan Lis Darmansyah sangat besar. Meskipun sekarang ini sudah ada dua koalisi yang terbentuk, yakni Koalisi Anak Pinang (Golkar, Demokrat, PPP, dan PKPI) dan Koalisi Setara (PKS-Gerindra),” tutup Zamzami A Karim.(jpg)

Respon Anda?

komentar