Seorang warga bersama anaknya menggunakan payung saat cuaca panas di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Cuaca panas yang terjadi saat ini dapat menimbulkan resiko dehidrasi bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di siang hari.

Sejumlah tanda dehidrasi yang biasa muncul antara lain kelelahan, kram kaki atau perut, sembelit, pusing, bingung, mulut kering, sakit kepala, dan migrain.

Dehidrasi juga membatasi kemampuan seseorang untuk bekerja dan berpikir. Selain itu berkurangnya empat persen hingga lima persen cairan tubuh dapat menimbulkan penurunan kemampuan bekerja.

“Hilangnya kadar garam melalui keringat juga mengurangi jumlah pekerjaan yang bisa dilakukan otot,” Jelas dr. Didit Ferigno,MKK,CHt di Tanjungpinang, Minggu (6/8).

Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, disarankan untuk mengkonsumsi lebih banyak air putih. Setidaknya satu hingga dua gelas setiap satu jam. Selain itu jika beraktivitas luar ruangan dan melakukan perjalanan saat siang hari, disarankan menggunakan topi atau gunakan pakaian yang cukup longgar.

“Gunakan topi atau payung jika memang ingin berkegiatan di luar ruangan,” paparnya.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini juga mengingatkan untuk selalu mengkonsumsi sayuran dan buah buahan yang mengandung vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Jangan lupa berolahraga ringan pada pagi hari serta istirahat yang cukup untuk menjaga kondisi kesehatan,” kata Didit.

Terpisah, Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Bhakti menjelaskan, cuaca panas yang melanda diakibatkan adanya tekanan rendah di daratan asia dan laut cina selatan yang menyebabkan pergerakan massa udara lebih dominan ke wilayah tersebut, sehingga curah hujan berkurang di wilayah Tanjungpinang, Bintan dan sekitarnya.

“Diperkirakan curah hujan di Tanjungpinang dan Bintan akan meningkat pada tiga hingga empat hari kedepan,” paparnya.

Disarankan masyarakat tetap berhati hati dalam melakukan aktivitas terhadap kondisi cuaca yg berubah-ubah serta tetap menjaga kondisi kesehatan. “Selalu Waspada dan Jaga Kesehatan,” pungkasnya. (odi).

Respon Anda?

komentar