batampos.co.id – Dukungan kehadiran taksi online kembali disuarakan anggota DPRD Batam. Kalangan legislatif tersebut menilai sudah seyogyanya Batam didukung transportasi yang modern dan nyaman.

“Taksi online sudah harus wajib beroperasi di Kota Batam. sebagai daerah yang maju, kita harus memberi ruang mereka,” ujar Jefri Simanjuntak, anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Senin (7/8).

Menurutnya, jangan hanya karena perizinan yang belum lengkap, mereka dipersulit. Padahal hadirnya taksi online ini sangat memudahkan masyarakat, terutama dari sisi biaya yang murah dan pelayanan.

“Ini zaman teknologi. Kalau kita tak bisa menerima sama saja kembali ke jaman dulu,” kata dia.

Ketua DPD PKB Batam itu mencontohkan daerah-daerah maju seperti Jakarta dan Surabaya yang telah mengoperasionalkan taksi online. Bahkan kehadiran transportasi tersebut diterima baik masyarakat.

“Kenapa Jakarta bisa, kita (Batam) tak bisa. Apakah Batam berbeda,” sesal Jefri.

Ia menilai Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 26 Tahun 2017 tidak memihak kepada masyarakat.

“Coba diberikan survey, mana yang mau masyarakat (taksi online atau konvensional). Berani tak pemerintah menyurvei,” tantang dia.

foto: cecep mulyana / batampos

Terkait regulasi, ia meminta pemerintah tak pilih kasih antara taksi online dan taksi konvensional.

“Saya ingin pemerintah lebih terbuka. Kalau mau menegakan regulasi, sama-sama ditegakan. Coba lihat taksi plat kuning (konvensional), apa mereka sudah punya standar argo, sudah terdaftar, keselamatan penumpangnya bagaimana sudah standar, Termasuk juga apakah seluruhnya sudah lulus KIR,” tegasnya.

Jefri mengaku, kalau mau mencari kesalahan, semuanya bisa. “Masak masyarakat untuk cari makan saja dilarang. Lagian yang mereka makan dari uang yang halal kok,” tegas Jefri. (rng)

 

Respon Anda?

komentar