
batampos.co.id – Wisata kuliner menjadi destinasi yang cukup diminati oleh wisatawan, untuk itu Pemerintah Kota Batam telah membentuk tim dan turun langsung untuk memastikan seluruh penyedia makanan bersih, dan memenuhi standar keamanan saat dikonsumsi.
“Kemarin kami sudah turun ada 21 restauran dan tempat penyedia makanan yang kami datangi, enam bersama tim dan 15 dari Dinas Kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (8/8).
Hasilnya, masih banyak restauran yang memerlukan peningkatan kualitas yang sesuai dengan standar kesehatan. Dia menjelaskan saat ini pembahasan peraturan daerah produk halal dan higinis sudah memasuki tahap finalisasi.
“Semuanya telah dituangkan dalam Perda ini, jadi pelaku usaha kuliner harus memenuhi standar jika ingin membuka usaha kuliner,” terangnya.
Selain kehiginisan makanan, tim juga menilai dapur, kebersihan air, pengelolaan limbah, penyimpanan bahan makan, toilet, hingga pencahayaan restauran.
Dia menambahkan untuk saat ini, belum ada restauran yang diberikan grade karena masih dalam tahap sosialisasi dan pembinaan. Untuk grade, lanjut Didi paling rendah adalah C berdasarkan peraturan tersebut.
Pembenahan di bidang kuliner ini dilakukan untuk memberikan keamanan bagi wisatawan, seperti yang diketahui kuliner Batam merupakan salah satu destinasi unggulan dalam menunjang sektor pariwisata.
“Dari kegiatan kemarin, kita harapkan pelaku kuliner bersiap-siap dan membenahi pelayanan mereka, ke depan grade restauran tersebut akan segera diberlakukan, tentunya itu menjadi nilai jual bagi mereka, dan bagi konsumen itu jaminan,” tutupnya. (cr17)
