batampos.co.id – Menghindari kosongnya pasokan bahan makanan pokok di Tanjungpinang, pemerintah kota mengundang distributor garam dan bawang dalam rapat kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah TPID, Selasa (8/8) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan koordinasi mengenai pasokan kedua bahan pokok tersebut. Berhubung ketersediaan barang sempat mengalami kelangkaan yang menyebabkan melambungnya harga garam. Sementara bawang, dapat dipastikan aman pasokannya hanya sampai dua minggu ke depan.

“Untuk garam, saat ini sudah tersedia 40 ton di gudang. Sementara dalam waktu dekat beberapa ton garam juga akan tiba dari Surabaya,” tutur Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmasyah.

Sementara itu, Darno memastikan, pasokan garam untuk wilayah Tanjungpinang saat ini melebihi kecukupan yang ada. Untuk sebulannya, pasokan garam yang terjual di pasaran Tanjungpinang mencapai 23 sampai dengan 25 ton.

“Kalau pasokannya melebihi kecukupan, kami pun berharap harga bisa ikut turun,” tutur Darno pada kesempatan yang sama. (aya)

 

Respon Anda?

komentar