Kepala BI Wilayah Kepri, Gusti Raizal Eka Putra menyerahkan cendera mata kepada Direktur Operasional BRK, Denny M. Akbar disaksikan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun di Pelabuhan Beton, Batu Ampar Batam, Selasa (8/8). F. Bank Riau Kepri untuk Batam Pos

batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan

Provinsi Kepri kembali menggandeng Bank Riau Kepri (BRK)
dalam pelayanan Kas Keliling untuk masyarakat Pulau
Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) di wilayah
Kepulauan Riau.
Pilot project BI Jangkau, sejalan dengan semangat
pemerintah ikut menumbuh kembangkan perekonomian
masyarakat khususnya masyarakat pulau-pulau terpencil dan
terluar.
Dalam acara pelepasan KRI Teluk Sabang 544 dan tim
Ekspedisi Layanan Kas Keliling, Edukasi Publik, dan PSBI
ke Pulau Terdepan, Terpencil, Tertinggal (3T) serta
penandatanganan MoU Pilot Project BI Jangkau di Pelabuhan
Beton Batu Ampar Batam, Selasa (8/8) dihadiri Gubernur
Kepri, Nurdin Basirun.
BI Perwakilan Provinsi Kepri dan Bank Riau Kepri
mendistribusikan uang dan layanan penukaran uang rupiah
untuk masyakat pulau terluar, terpencil dan tertinggal
(Pulau Jemaja, Tarempa, Sekatung/Laut, Natuna dan Subi)
Kepala BI Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putra
mengatakan pelaksanaan kegiatan transaksi di wilayah NKRI
wajib menggunakan mata uang rupiah.
Namun bagaimana dengan saudara-saudara kita di pulau
terluar dan terdepan kata Gusti, tentu Bank Indonesia
tidak selalu ada disana. Untuk itu BI membutuhkan dukungan
dan kerjasama TNI AL dan Bank Riau Kepri dalam
mendistribusikan uang sekaligus mengedukasi ke masyarakat
pulau terluar.
“Kami tidak ingin dalam wilayah NKRI berdaulat mata uang
yang beredar adalah mata uang negara lain. Pengalaman
lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan ke negara lain,
ternyata salah satunya karena mata uang yang dibelanjakan
masyarakat menggunakan mata uang ringgit. Kita tidak mau
hal seperti ini terjadi lagi,” tegas Gusti.
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, Kepri merupakan
beranda terdepan keutuhan ekonomi dan kedaulatan NKRI.
“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kepri mengucapkan
terimakasih atas kerjasama BI dan TNI AL serta Bank Riau
Kepri dalam mendistribusikan uang rupiah dan layanan
penukaran uang kepada masyarakat di pulau-pulau terluar
dan terpencil,” ungkap Nurdin.
“Semoga hal ini dapat meningkatkan pemahamam masyarakat
terhadap mata uang rupiah serta meningkatkan ekonomi
masyarakat,” tambahnya.
Pada kegiatan ini juga BI Perwakilan Kepri memberikan
bantuan sosial berupa mesin genset untuk masyarakat
pulau-pulau terluar yang dikunjungi oleh KRI Teluk Sabang
544. (cca)

Respon Anda?

komentar