Suasana Jalanan Dompak yang masih sangat minim dengan pohon pelindung. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Mengatasi gersangnya pusat Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kepri, Dompak Tanjungpinang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan melakukan penanaman 1.000 batang pohon. Upaya tersebut adalah untuk menjadi Pulau Dompak hijau dan berseri

“Gambaran Dompak sekarang ini adalah daerah yang gersang. Makanya persoalan ini harus segera kita atasi,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertahanan Pemprov Kepri, Abu Bakar, Rabu (9/8) di Tanjungpinang.
Menurut Abu Bakar, kegiatan penghijauan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Selain menggandeng perusahaan-perusahaan swasta, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prlvinsi Kepri. Masih kata Abu Bakar, pihaknya menargetkan Dompak sudah terlihat bentunya tahun mendatang
“Kita bukan hanya menjadikan Dompak sebagai pusat pemerintahan. Akan tetapi juga akan diplot sebagai kawasan terpadu,” papar Abu Bakar.
Mantan Pejabat Karimun tersebut menjelaskan, sekarang ini Pemprov Kepri tengah menggesa beberapa pekerjaan strategis di Pulau Dompak. Seperti peningkatan jalan menuju pusat pemerintahan. Kemudian adalah penyelesaian pembangunan Jembatan I Dompak.  Selain itu ada juga pekerjaan penataan Bundaran I Dompak.
Dikatakannya, untuk mendukung kebutuhan wisata, lewat APBD 2017 ini, pihaknya juga akan menyelesaikan gerbang masuk Jembatan I Dompak. Ditegaskannya, pihaknya sudah membuat rancangan yang istimewa. Yakni kental dengan karakteristik daerah Melayu.
“Kita yakin, rancangan yang sudah kita buat, menjadikan Jembatan Dompak sebagai salah satu lokasi favorit berwisata,” jelas Abu Bakar.
Ditambahkannya, selain menggesa penghijauan di Pulau Dompak, pihaknya akan merancang infrastuktur strategis di tebing Masjid Raya Nur Ilahi, Dompak. Keinginan besar ini, akan diwujudkan pada 2018 mendatang. Pihaknya punya keyakinan kuat, Dompak akan menjadi spirit baru di Ibu Kota Provinsi Kepri.
“Untuk menjadikan Ibu Kota ini tampil bergaya, membutuhkan waktu dan proses tentunya. Apa yang kita harapkan, masyarakat mendukung rencana pembangunan yang sudah kita usung,” tutup putra daerah, Tanjungpinang tersebut.(jpg)

Respon Anda?

komentar