Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Wakilnya Dalmasri Syam didampingi Kadis Pariwisata Luki Z Prawira (topi putih) menyaksikan lomba Jong di pantai Dispar Bintan di Desa Teluk Bakau, Sabtu (12/8). F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi membuka event pariwisata Jong Race Desa Teluk Bakau di pantai Perkantoran Dinas Pariwisata Bintan, Desa Teluk Bakau, Sabtu (12/8) pagi. Di event itu, Apri menyampaikan bahwa Melayu tidak akan hilang di Bintan dan Bintan tidak akan lepas dari Melayu.

“Kebiasaan (masyarakat) Melayu yang positif harus terus dipupuk dan dikembangkan,” ujarnya.

Ia mencontohkan salah satunya adalah kebiasaan masyarakat Melayu bermain Jong atau permainan sampan layar mini tanpa awak. Permainan Jong harus dilestarikan karena merupakan budaya Melayu dan berciri khas masyarakat Bintan.
Di kesempatan itu, ia juga menyampaikan Pemkab Bintan mendukung kegiatan event pariwisata ini. Ia berharap agar ke depan event Jong Race yang ditaja Pemdes Teluk Bakau bersama Dinas Pariwisata Bintan menjadi salah satu ikon wisata di Kabupaten Bintan.

“Bisa menjadi magnet sehingga menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke Bintan,” harapnya.

Panitia Jong Race, Along menyampaikan, event digelar dua hari, 12-13 Agustus. Peserta lomba terdiri atas 14 tim dari Tanjungpinang dan Bintan.

“Lomba dibagi dua kategori, kecil dan besar. Di mana,
masing-masing tim beranggotakan 10 orang,” sebutnya.

Perlombaan Jong Race dimulai saat bupati bersama wakil bupati Bintan menekan tombol sirine. Di mana, tiga Jong peserta meluncur dari garis start sebagai simbolis pertandingan. Lomba ini diikuti sekitar 300 jong dari berbagai komunitas maupun perorangan baik dari Bintan maupun Tanjungpinang. (cr21)

 

Respon Anda?

komentar