Sosialisasi Pajak Bertutur di SMAN 1 yang dilakukan KP2KP Tanjungbatu. F. Ikhwanul/Batam Pos.

batampos.co.id – Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Tanjungbatu menghelat sosialisas kesadaran pajak dalam dunia pendidikan, dan harus diterapkan. Tujuannya, mewujudkan Generasi Emas Indonesia agar sadar pajak.

Program “Inklusi Kesadaran Pajak” ini merupakan upaya kerjasama Direktorat Jendral Pajak (DJP) dengan Kemendikbud dan Kemenristek Dikti selaku pihak yang membidangi pendidikan. Sasarannya, menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik, dan tenaga pendidik melalui integrasi materi kesadaran pajak dalam Pendidikan.

“Sosialisasi Pajak Bertutur bertujuan memberikan pemahaman tentang Pajak sebagai pilar utama pembangunan negeri,” ungkap Kepala KP2KP Tanjungbatu, Andik Khoironi saat membuka sosialisasi di Aula SMA N 1 Kundur, Jumat (11/8) lalu.

Dikatakan Andik Khoironi, program besar ini diawali dengan kick off kegiatan Pajak Bertutur yang akan dilaksanakan serentak pada 11 Agustus 2017. Seluruh kantor pajak di Indonesia akan menurunkan insan-insan DJP ke sekolah-sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi, dengan melibatkan 120.000 peserta didik.

“Pesan kunci (key message) yang akan disampaikan adalah nilai-nilai “Berbagi dan Gotong Royong” bagi siswa SD, “Pajak sebagai pelaksanaan Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara” bagi siswa SMP, “Pajak sebagai Tulang Punggung Pembangunan” bagi siswa SMA, dan “Pajak sebagai perwujudan Ipoleksosbudhankam” bagi mahasiswa Perguruan Tinggi.

Apabila setiap tahun “Pajak Bertutur” dilaksanakan secara konsisten, bukan tidak mungkin akan terwujud generasi emas 2045 yang Sadar Pajak,” paparnya.

Sementara Kepala SMAN 1 Kundur Abdul Latif berharapkan kegiatan Pajak Bertutur dilakukan secara berkesinambungan kepada peserta didik. Sehingga bisa memberikan pemahaman tentang Pajak sebagai pilar utama Pembangunan Negeri. (enl)

Respon Anda?

komentar