ilustrasi F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam berencana akan membangun rumah susun khusus untuk santri dan santriwati di kota Batam. Ini bertujuan untuk mengakomodir santri dan santriwati yang ada di kota Batam.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan kota Batam Gontoyono Batong saat menghadiri acara peresmian asrama Pondok Fahfidz Ar-Rahman Putra, kampus III Hidayatullah, Batuaji, Sabtu (12/8) mengatakan, saat ini keberadaan santri dan santriwati di Batam masih tersebar di berbagai pondok pasantren yang terpisah-pisah dari satu tempat dengan tempat lain.

“Pondok pasantren tersebar di mana-mana. Santri dan santriwati sudah sangat banyak. Makanya ini sudah dipikirkan kami (Pemko Batam) bagaimana agar dibangunkan sebuah rumah susun yang bisa menampung santri dan santriwati yang ada,” ujar Gintoyono.

Rencana pembangunan rusun Santri ini sambung Gontoyoni, sudah disampaikan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan pihaknya berharap agar secepatnya direalisasikan.

“Karena ini sebuah kebutuhan. Batam sudah seharusnya memiliki rusun santri,” ujarnya.

Pemko Batam sendiri diakui Gontoyono memang sedang getol mewacanakan itu. Namun demikian Pemko belum bisa melaksanakan sendiri sebab keterbatasan anggaran. “Ini butuh bantuan dari pusat. Makanya kami sudah sampaikan ke Kemen PUPR agar secepatnya ditanggapi,” tuturnya.

Pengadaan rusun santri ini bertujuan untuk mengakomodir semua santri dan santriwati yang mungkin saja saat ini belum tertampung dengan baik. “Bagaimanapun Santri dan Santriwati ini butuh perhatian pemerintah juga. Mereka calon generasi penerus bangsa yang berakhlak dan itu harus didukung,” ujar Gontoyono.

Menanggapi itu Direktur Jendratl (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam, Kementrian Agama RI Muhamadiyah Amin yang turut hadir menegaskan, pada intinya pemerintah akan mendukung segalah pembangunan yang bersifat baik dan bermanfaat bagi banyak orang. Apalagi wacana pembangunan ini adalah rusun santri, sebagai pejabat dari jajaran kementrian agama RI, Amin menuturkan akan ikut berjuang agar secepatnya diwujudkan.

“Mau masjid atau moshola kalau lahannya jelas akan kami dukung. Apalagi ini rusun untuk santri. Yang penting Pemko siapkan lahan. Ini akan saya bawa ke pusat,” ujar Amin. (eja)

Respon Anda?

komentar