batampos.co.id – Sebanyak 3.535 siswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau yang memenuhi kriteria sebagai anak dari keluarga yang kurang mampu mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun pencairan baru dapat dilakukan oleh 631 siswa Sekolah DasarKecamatan Tanjungpinang, pada Selasa (15/8) kemarin.

Dana PIP ini, diharapkan memberikan manfaat dan meringankan pengeluaran untuk kebutuhan pendidikan siswa SD guna menunjang pendidikan.

“Gunakan dana bantuan ini untuk membeli buku atau seragam sekolah. Jangan sampai digunakan untuk menutupi kebutuhan lain,” pesan Sekretaris Daerah (Sekda) Riono saat mendampingi proses pencairan dan bantuan pendidikan kemarin.

Dituturkannya, proses pencairan dana pendidikan yang telah melalui jasa perbankan, memberikan keuntungan dari segi keamanan dan penghematan penggunaannya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Dadang AG mengatakan program Indonesia Pintar mampu memperluas akses pendidikan. Khususnya bagi kalangan keluarga kurang mampu. Sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat terus mengikuti proses pembelajaran.

Ia menjelaskan, dari 23.867 siswa-siswi SD se Kota Tanjungpinang yang baru tercatat sebanyak 3.535 penerima program PIP dari data lima SK yang dikeluarkan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, namun sampai akhir 2017 ini akan ada lagi SK susulan. Pencairan dana 3.535 penerima program ini harus tuntas hingga 30 Agustus mendatang melalui Bank BRI. Untuk 631 orang penerima di Kecamatan Tanjungpinang Barat, BRI membuka enam konter untuk pencairan dana dan satu konter khusus menabung.” katanya

Dadang juga mengharapkan agar Kepala Sekolah di Tanjungpinang menyeleksi dengan cermat, akan kelayakan penerima dana bantuan pendidikan ini. “Makanya Kepsek harus koordinasi dengan lurah. Suapya dana ini tersalur kepada mereka yang memang layak menerima,” paparnya.

Program ini, diperuntukkan bagi siswa yang memiliki kendala dalam memenuhi kebutuhan sekolahnya. Seperti kendala membeli pakaian sekolah, buku, dan lainnya. “Dana ini dicairkan melalui perbankan. Untuk besaran dana program PIP yang diterima oleh 3.535 siswa SD se Kota Tanjungpinang masing-masing berjumlah Rp. 450.000 pertahun dan Rp. 225.000 persemester berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud,” sambung Dadang. (aya)

Respon Anda?

komentar