Warga bergotong royong saat akan memasang gapura di pintu masuk Desa
Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten
Bintan, Roni Kartika menyebutkan, 85 persen dana desa tahap I sudah diserap 35 desa di
Bintan, kecuali Desa Penaga.

Mantan Kabag Humas Pemkab Bintan ini mengatakan sekitar 15 persen dana desa tahap kedua di Kabupaten akan segera mengalir ke kas desa. “Tahap II lagi on progres semoga bisa segera cair,” ujarnya Selasa (15/8).
Tingginya penyaluran dana desa tahap I di Bintan, kata Roni berbuah manis. Kabupaten Bintan didaulat sebagai penerima penghargaan predikat bagus untuk penyaluran dana desa dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Bahkan, Kabupaten Bintan di atas target nasional berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu)  nomor 50 tentang aturan transfer dana desa.
“Target nasional 75 persen, kita sudah 85 persen,” katanya.
Ia menambahkan, dana desa yang dialokasikan ke Bintan terbagi dua. Yakni Alokasi Dana Desa dari APBD Bintan 2017 sebesar Rp 41 miliar dan Dana Desa dari APBN 2017 sebesar RP 31 miliar. Di mana, masing masing desa menerima anggaran berkisar Rp 1,9 hingga Rp 2,2 miliar.
Dana desa ini, dialokasikan untuk kegiatan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan desa, antara lain pembangunan infrastruktur di desa dan pemberdayaan masyartakat desa.
Kades Teluk Sasah Erdis Suhendri, mengatakan, dana desa di Teluk Sasah sekitar Rp 2,2 miliar. Dana itu dialokasikan untuk empat bidang, yakni pembangunan, pemberdayaan, pembinaan dan pemerintahan.
Kegiatan yang sudah terealisasi antara lain pembangunan gapura di pintu masuk Desa Teluk Sasah dan pelatihan-pelatihan antara lain pelatihan menjahit bagi masyarakat. “Yang ini untuk pemberdayaan masyarakat,” tukasnya. (cr21)

Respon Anda?

komentar