ilustrasi. Foto: cecep mulyana/batampos.co.id

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengaku telah mengetahui informasi rendahnya peringkat penyelenggaraan pemerintah daerah oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam tahun 2015. Tahun tersebut, Batam menempati posisi tiga terendah nasional atau 89 dari 91 kota.

“Saya tahu informasi itu dua hari yang lalu,” kata Amsakar, Selasa (15/8/2017) sore.

Namun ia mengaku belum bisa menuturkan secara detail persoalan tersebut karena belum mempelajari keputusan tersebut, termasuk apa permasalahan sehingga Batam mendapat predikat yang rendah.

“Saya belum dalami ini, besok-besok ya,” ucapnya.

Ia menyampaikan, hal ini merupakan masukan bagi Pemko Batam, agar penyelenggaraan pemerintahan lebih baik ke depan. ‘Kami fokus untuk ini,” imbuh Amsakar, sembari berlalu.

Untuk diketahui, peringkat penyelenggaraan pemerintah daerah oleh Pemko Batam sangat rendah dibanding kota-kota lain. Tahun 2015, Batam berada pada posisi 89 dari 91 kota se Indonesia, dengan kata lain Batam berada pada posisi tiga terendah nasional.

Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 120-10421 Tahun 2016 tertanggal 30 Desember 2016 tentang penetapan peringkat dan status kinerja penyelengaraan pemda secara nasional tahun 2015. Menempati posisi ini, Batam hanya meraih skor 2,1875 dengan prestasi T (tinggi). Bandingkan dengan pemuncak urutan yakni Kota Makassar yang meraup skor 3,3992 dengan prestasi Sangat Tinggi (ST).

Capaian tersebut turun drastis dibanding tahun 2014. Tahun tersebut,Batam menduduki posisi 31 dengan skor 2,9108 prestasi T (tinggi), dari 93 kota se indonesia. Tertinggi, yakni Kota Surabaya dengan prestasi Sangat Tinggi (ST) dengan skor 3,2920.

Untuk capaian tahun tersebut, tertuang dalam Keputusan Mendagri nomor 800-35 tahun 2016 tertanggal 7 Januari 2016 tentang penetapan peringkat dan status kinerja penyelengaraan pemerintah daerah secara nasional tahun 2014. (cr13)

Respon Anda?

komentar