Minggu, 5 April 2026

Kapolri Ungkap Fakta Menarik tentang Polri

Berita Terkait

Kapolri Jenderal Tito Karnavian

batampos.co.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan fakta menarik, terutama, soal mana yang lebih tahan godaan untuk tidak melakukan KKN antara polisi laki-laki dan polisi wanita (Polwan).

Jawabannya, ternyata Polwan lebih bisa menahan godaan untuk tidak berbuat curang.

’’Relatif polisi wanita kuat terhadap godaan korupsi,” kata dia di Polda Metro Jaya, Minggu (19/8).

Oleh sebab itu, dia ingin memberikan reward kepada para perempuan korps Bhayangkara. Yakni, bisa menjabat posisi strategis. Tujuannya jelas, supaya bisa mencegah KKN dan menjaga nama baik Polri.

’’Akan menarik polisi-polisi wanita di jabatan-jabatan penting,’’ imbuhnya seperti dilansir jawapos.com.

Jenderal bintang empat itu lantas mencontohkan Wakil Ketua Komisioner AFP (Kepolisian Australia) yang dijabat seorang Polwan. Begitu juga dengan Kepala Antiteror Inggris yang dipimpin Polwan. Namun di Indonesia, Tito sampai prihatin karena kebanyakan Polwan hanya bertugas mengurus konsumsi saja.

Menurut mantan Kapolda Papua itu, Polwan seharusnya diberi kesempatan yang sama dengan polisi laki-laki. Sebab, pendidikan yang dilalui oleh Polwan disebutnya sama.

“Mereka juga dididik untuk bisa nangkap maling dan lainnya. Di jabatan-jabatan operasional, dilatih, dididik apalagi di Akpol. Sayang sekali mereka hanya untuk mengantar minum dan makanan,” tegas dia.

Saat ini, sudah ada Polwan yang menjadi jenderal bintang satu. Harapan supaya Polwan bisa menduduki jabatan strategis tidak main-main. Tito ingin ada Polwan yang menjadi kepala kepolisian daerah bertipe A.

“Sekarang sudah ada empat Brigjen Polwan. Saya yakin masih banyak potensi-potensi lain di Polwan ini,” kata dia di Polda Metro Jaya, Minggu (19/8).

Bukan tanpa alasan Tito ingin Polwan menjadi kepala polisi daerah tipe A. Sebab, sejauh ini masih sedikit Polwan yang meraih karir di kepolisian dengan jenjang hingga ke tingkat Kapolda. Yang pernah misalnya, Brigjen (Purn) Rumiah Kartaredjo sebagai Kapolda Banten tahun 2008-2010.

“Nanti kami akan mencari Polwan yang bagus, yang tepat untuk menjadi kapolda. Bukan hanya Kapolda Tipe B. Jadikan Kapolda bintang dua. Tipe B sudah pernah di Banten,” papar dia.

Sejauh ini, kata dia hanya ada satu jenderal Polwan yang bintang dua, dan itu telah menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yakni Basaria Pandjaitan. Ke depannya, mereka akan menyeleksi lagi Polwan yang ada untuk menjadi jenderal bintang dua.

Terpenting kata Tito, Polwan calon kapolda harus siap mengubah kultur negatif di Polri dan tahan godaan KKN. Dia yakin, ketika Polwan menjadi pemimpin, akan memberikan banyak warna baru. Apalagi, sebagai perempuan, Polwan lebih care dengan anggotanya dibanding bapak-bapak.

’’Laki-laki mungkin kadang kurang peduli. Polwan punya kelebihan sebagai perempuan yang kuat terhadap godaan korupsi, dan sensitif terhadap perasaan orang lain,’’ jelasnya. (elf/JPC)

Update