batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak anggota Tim Penggerak PKK Kepri untuk bertani. Lahan di Tembeling, Kabupaten Bintan, bisa dimanfaatkan untuk aktivitas pertanian yang hasilnya juga cukup jelas.

“Menurut saya PKK cocok untuk ikut andil dalam pembangunan di lahan Tembeling ini, jadi untuk itu segera diberikan lahan setengah atau satu hektar untuk PKK,” ujar Nurdin saat meninjau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Induk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Bertempat di Tembeling Km 20, Bintan akhir pekan lalu.

Pesan itu disampaikan Nurdin kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan. Menurut Nurdin, sangat bagus jika PKK memanfaatkan lahan tersebut. Apalagi dimanfaatkan untuk tempat bercocok tanam, baik bunga, buah-buahan atau sayuran juga ditambah tanaman-tanaman obat juga bisa.

Nurdin juga berpesan agar setiap instansi untuk dapat memanfaatkan sumber daya yang ada dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Terkhusus untuk UPTD Balai Benih Induk, yang memiliki Tupoksi yang signifikan dalam memberikan hasil kerja yang dapat bermanfaat untuk kehidupan di daerah. Karena di sini memiliki kegiatan bercocok tanam yang menghasilkan kebutuhan pokok pangan yang penting untuk masyarakat Kepri.

“Jika dimanfaatkan dengan baik dan benar maka bukan tidak mungkin kita bisa memiliki stok pangan sendiri, menekan laju inflasi dan tentunya kesejahteraan dapat dirasakan masyarakat Kepri,” ujar Nurdin.

Nurdin menyayangkan jika lahan seluas 50 hektare ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Apalagi jika ada yang terbengkalai.

Saat memasuki tiap ruangan yang tidak terpakai membuat Nurdin menginstruksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan kesehatan hewan, Ahmad Izhar agar segera menempati gedung dan kegiatan bekerja dipusatkan di Tembeling.

“Saya minta agar pegawai yang berkantor di Dompak dipindahkan di sini secara menyeluruh. Karena untuk lahan sebesar ini bukan hanya untuk UPTD saja, jika 1 Dinas Ketahanan Pangan dipindahkan di sini pasti juga masih banyak space lagi yang bisa dimanfaatkan, selain fokus untuk hasil pertanian tentu harus ada dukungan administrasinya yaitu para pegawainya ditugaskan di sini,” kata Nurdin.

Instruksi tersebut langsung direspon Kepala Dinas Ahmad Izhar yang mengatakan awal Tahun 2018 akan memindahkan lokasi kantor dari Dompak ke Tembeling dan segera menganggarkan di APBD-P 2017 dan APBD 2018 terkait perbaikan dan perawatan gedung yang tidak terpakai.

Gubernur Nurdin kembali berpesan kepada Ahmad Izhar agar memberdayakan para pekerja harian yakni Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada dikantor untuk ikut turun kelapangan mengelola hasil pertanian agar dapat menghasilkan lebih maksimal.

Dalam laporannya, Kepala UPTD Balai Benih Induk Nil Erison mengatakan bahwa saat ini lahan seluas 50 Hektar sudah disusun dengan rinci seperti ditanami durian 9 hektare, mangga 2 hektar, sirsak setengah hektar dan masih banyak benih-benih yang sedang dipersiapkan seperti alpukat, rambutan dan jambu. Benih sendiri didapat dari bahan yang teruji yakni dari balai penelitian langsung sehingga terverifikasi dan ada surat resminya. Selain itu juga direncanakan akan dipersiapkan lahan untuk perternakan seluas 4 hektare.

Mendengar penuturan dari Kepala UPTD tersebut Gubernur berpesan agar pengelolaan lahan harus tepat guna dan tepat sasaran.

“Jangan tempatkan para THL hanya duduk di meja saja. Mereka kan sekarang di Dinas ini berarti buat tupoksi yang mengharuskan mereka bekerja di lapangan yakni memberdayakan yang ada di lahan yang luas ini, karna aturan disini kan kita digaji kemudian mengelola hasil pertanian lalu hasil yang didapat bisa kita jual dan hasilnya untuk kita pribadi,” pesan Nurdin.

Menurut Nurdin ke depannya ia memiliki ide untuk menjadikan lahan di tembeling ini sebagai Argo Wisata terpadu.

“Semua dapat dibuat disini, ada lahan pertaniannya, ada lahan perternakannya dan di ujung juga ada lahan magrove, dan nanti kita akan buat taman untuk lebih memperindah lokasi. segera di susun dan dirancang dengan baik, lahan kita sudah ada, jika dibuat menarik tentu bisa mengundang investor untuk ikut andil dalam perecepatan pembangunan disini,” uja Nurdin dengan penuh semangat.

Sebelum meninggalkan lokasi Gubernur berkesempatan berkeliling perkebunan dan turun sejenak untuk menyapa dan bersalaman dengan para petani yang ada dilokasi. Nurdin berpesan kepada para petani untuk bekerja lebih semangat lagi dan berjanji kepada para petani yang jika anak-anaknya kesulitan untuk sekolah maka ia siap memberikan beasiswa.

“Kita tahu kesejahteraan petani juga penting maka kita harus tanggap, jika bapak ibu ingin anaknya bisa sekolah namun ada kesulitan segera hubungi saya nanti kita akan selesaikan,” ujar Nurdin.

Tak lupa untuk kesehatan, dari tinjauan langsung didapat bahwa para petani setempat tidak memiliki BPJS, maka Gubernur Menginstruksikan Kepala Dinas Ahmad Izhar untuk mengurus pembiayaan agar para petani yang dipekerjakan mendapatkan BPJS Gratis. (bni)

 

 

 

Respon Anda?

komentar