ilustrasi

Lampung Festival Krakatau 2017, yang siap memanjakan wisatawan untuk mengenal seni dan budaya dan melihat dari dekat Krakatau, yang sangat terkenal ke seluruh dunia dengan peristiwa meletusnya gunung berapai terdasyat di dunia.

Lampung Festival Krakatau (LKF) 2017 sendiri akan digelar pada tanggal 25-27 Agustus 2017 “Tiga hari akan diisi dengan berbagai apresiasi dan pelestarian seni budaya daerah dan sekaligus memperkenalkan Obyek dan Daya Tarik Wisata Lampung,” Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo.

Gubernur menargetkan LKF 2017 ini akan mampu menjaring wisatawan hingga 30 ribu orang. “Bertema The Glory of Lampung Crown (Kemuliaan Mahkota Lampung), kita targetkan 30 ribu wisnus dan wisman akan hadir dalam kemegahan acara ini,” lanjutnya.

Hari pertama, Kemilau Pesona Sang Bumi Ruwa Jurai ini akan dimulai dengan acara pembukaan LKF 2017 bertempat di Lapangan Enggal Saburai, Bandar Lampung, Jumat (25/8) akan diisi dengan demo masakan tradisonal. Menunya? Ikan Baung, jenis ikan air tawar, tekstur dagingnya berwarna putih, tebal dan tanpa duri halus di dalam dagingnya. Ikan ini akan dimasak tanpa santan oleh Chef Lampung (ICA).

Dan dilanjutkan dengan demo permainan tradisional anak dari paguyuban pecinta mainan tradisional Lampung.Juga ada kompetisi band LKF 2017 sesi 1 yang menampilkan 6 band. Sesudah Maghrib, acara pembukaan LKF 2017 diramaikan dengan kesenian tradisional mewakili kabupaten/kota, fashion show, tarian kontemporer, band lokal, dan pemutaran film indie sampai tengah malam.

Hari kedua, Sabtu (26/8) juga tak kalah serunya , setelah demo masak dan demo permainan tradisonal anak pada pagi hari, ada propesi pelepasan Parade Lampung Tapis Carnaval , dilanjutkan pemilihan 5 peserta pawai terbaik sore harinya. Lampung Tapis Carnaval, berupa arak-arakan apresiatif, atraktif, demonstratif, kompetitif, dan spektakuler.

Tahun ini tampil berbeda karena akan ada marcing band serta gajah dari Taman Nasional Way Kambas. Adapun rute parade mulai dari Lapangan Saburai ke Jalan Ahmad Yani-Jalan Kartini-Jalan S Parman-Raden Intan-kembali ke Lapangan Saburai. Rute ini diperkirakan sepanjang 2,8 kilometer.

Malamnya ada penampilan band lokal, kesenian tradisional, tarian kreasi Lampung, band tamu Five Minutes, dan ditutup dengan pemutaran film indie. Hari Ketiga, Minggu (27/8) ada suguhan Marawis dari warga binaan, kemudian Dongeng Paud dalam rangka Hari Anak Nasional, dan dilanjutkan demo permainan tradisional.

Dan usai maghrib, diisi dengan tari kreasi Lampung, penyerahan hadiah bagi pemenang kompetisi band dan puisi serta penampilan band tamu lokal.

Selain serangkaian acara di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, LKF 2017, wisatawan bisa ikut tour ke Gunung Anak Krakatau, melihat keindahan pesta pantai yang digelar di beberapa pantai cantik di Lampung. Seperti Pulau Tangkil dan Pantai Mutun di Kabupaten Pesawaran.

Tour Anak Krakatau akan berlangsung dua hari, Jumat-Sabtu (25-26/8) dengan rute Dermaga Boom (pemberangkatan dan upacara ruat laut) lalu menyebarang ke Pulau Sibesi (bermalam), dilanjutkan keesokan harinya menuju Pulau Krakatau lalu kembali ke Dermaga Boom.

Tour Anak Krakatau ini akan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan makan siang di Tugu Gajah Adipura Bandar Lampung. Nah itu semua keseruannya, LKF 2017 juga jadi wadah untuk mempromosikan Gunung Krakatau sebagai destinasi wisata dan destinasi wisata lainnya.

Lampung memiliki 64 air terjun dan 7 kawasan Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Teluk Kiluan, Tanjung Setia dan Pahawang. Juga ada desa wisata yang bernama Desa Lumbok, Lampung Barat, yang sudah ditetapkan pemerintah sebagai kawasan pariwisata di Lampung. Di sana Anda bisa melihat Danau Ranau yang indah dan juga elok untuk dijadikan tempat liburan.

Danau kedua terbesar di Sumatera ini juga punya tempat wisata terpencil di tengahnya ialah Pulau Marisa yang terkenal dengan wisata kolam air panas untuk rileksasi pengunjung. Selain itu. ada juga pantai Lombok, dan pantai Sinangkalan.

Dan bila ingin berselancar, bisa menyambangi Krui dan Tanjung Setia. Sementara untuk melihat penangkaran penyu dapat pergi ke Muara Tembulih.

Menpar Arief Yahya mengajak para wisatawan yang hadir dalam LKF 2017 ini mau turut mempromosikan kegiatan dan destinasi wisata Lampung dengan cara memposting foto-foto mereka ke media sosial masing-masing.

Destinasi wisata di Lampung termasuk lengkap. Mulai wisata bahari, wisata adventure, taman nasional, hingga wisata sejarah. Semua ada. Yang dari Jawa tinggal menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Itu pun tidak lama.

“Jadi, kalau akses dan amenitasnya sudah bagus, standar dunia, maka atraksinya sudah memenuhi syarat untuk dikembangkan menjadi destinasi kelas dunia. Ayo kita viralkan bersama, bila ikut nonton LKF 2017, jangan lupa share foto-fotonya ke media sosia sebanyak-banyaknya,” ajak Menpar Arief Yahya.(*)

 

Respon Anda?

komentar