Pasar Bukit Tembak akan dibangun menjadi pasar moder. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun, terus melengkapi infrastruktur di wilayah Free Trade Zone (FTZ) Kecamatan Meral, dan Meral Barat. Salah satunya, dengan menyulap pasar tradisional Bukit Tembak menjadi pasar modern dengan nilai pembangunan mencapai Rp 6 miliar bersumberkan dari APBN.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan kucuran dana dari Pusat untuk membangun infrastruktur pasar. Nanti masyarakat yang ada di sekitar Kecamatan Meral maupun Meral Barat bisa belanja di Pasar Bukit Tembak lebih nyaman lagi dan luar, serta bisa menambah para pedagang,” jelas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli, kemarin (22/8).

Pasar Bukit Tembak yang dibangun berkonsep minimalis dengan kios-kios, dan lapak yang tersusun. Sehingga, masyarakat ketika berbelanja tinggal memilih apakah akan belanja kebutuhan sehari-hari seperti sayuran, ikan maupun lainnya atau belanja kebutuhan sandang.

“Ada 32 kios, dan 168 lapak yang kita bangun. Sekarang sedang dalam tahap pengerjaan dan tidak terganggu kepada para pedagang di pasar saat menjalankan aktivitas seperti biasa,” tuturnya.

Masih kata Yosli lagi, saat ini Pasar Bukit Tembak masih belum tertata secara baik. Seperti pedagang pakaian maupun perhiasan ada di depan, namun ada juga pedagang sayuran yang berjualan di halaman masuk pasar. Selain itu lokasi pasar basah yang menjajakan ikan maupun daging, juga kurang tertata dan apabila turun hujan becek jalannya.

“Pelan-pelan kita tatalah. Maklum ke depan, wilayah FTZ pasti membutuhkan pasar yang presentatif jangkauannya tidak terlalu jauh. Dan ada terminal transportasi umum di depannya. Semuanya, akan bersinergi sehingga bisa menggerakkan perekonomian yang lebih meningkat lagi,” tukasnya. (tri)

Respon Anda?

komentar