batampos.co.id – Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meluncurkan Mal Pelayanan Perizinan Batam di Gedung Sumatera Promotion Center, Batamcenter, pada 30 November mendatang. Nantinya, semua perizinan di Batam bisa diurus di dalam satu gedung tersebut.

“Ini adalah terobosan dari Pemko Batam untuk membuat perizinan lebih mudah di Batam,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Batam, Gustian Riau, Selasa (22/8).

Gustian menyebutkan semua jenis perizinan, baik yang ada di lembaga vertikal dan horizontal, akan disatukan tempatnya. “Imigrasi, Beacukai, BP Batam, dan Pemko Batam nantinya akan ada di sana,” katanya.

Ini juga untuk menjawab keluhan dari masyarakat maupun pengusaha yang harus pontang panting mengurus izin karena letaknya berjauhan. Ia mencontohkan, ada perizinan yang harus diurus di Bea Cukai, tetapi ada juga yang harus diurus juga di BP Batam.

“Nah, dengan adanya mal ini, maka tidak perlu terlalu capek lagi. Bisa urus beberapa perizinan, tetapi hanya di satu tempat saja,” katanya.

Managing Director Panbil Group, Johanes Kennedy, mengapresiasi terobosan dari Pemko Batam ini. Menurutnya, pengusaha jelas akan terbantu dengan layanan mal perizinan ini.

“Mal perizinan ini menjadi suatu gebrakan nyata dari Pemko Batam untuk merespon keinginan masyarakat akan perlunya peningkatan mutu pelayanan masyarakat dari waktu ke waktu,” katanya.

Menurutnya, semua pihak harus mendukung dan mengapresiasi langkah ini. “Tinggal sekarang proses perizinan itu harus dipercepat,” katanya.

Sementara anggota Komisi I DPRD Kota Batam Tumbur M Sihaloho mengatakan, mal perizinan ini dinanti masyarakat. Ia hanya berharap ada komitmen dari semua pihak.

“Jujur saja, ini sangat bagus. Ini terobosan luar biasa. Bagi pengusaha, waktu itu sangat berharga. Nah, masalah waktu, dengan adanya mall perizinan ini, maka waktu akan lebih singkat,” katanya.

Menurut Tumbur, ini juga penting agar semua lembaga dan instansi bisa lebih harmonis. Ia mengaku program mal pelayanan perizinan ini sudah pernah dibicarakan di Komisi I DPRD Kota Batam.

“Yang paling penting adalah komitmen bersama. Bagaimana ini bisa cepat terealisasi. Pengusaha dimudahkan dengan perizinan yang mudah. Tetapi yang terpenting adalah birokrasi harus dipersingkat, jangan ada yang bertele-tele lagi,” katanya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam Jadi Rajagukguk juga mengapresiasi program mall pelayanan perizinan ini. Tetapi senada dengan Tumbur, ia mengatakan bahwa harus ada komitmen bersama dari semua pihak.

“Harapan kita jangan hanya sekedar disatukan saja. Harus dipastikan singkronisasi dan harmonisasi, karena paket kebijakan ekonomi yang sudah jelas pun, belum berjalan dengan baik,” katanya. (ian)

 

 

Respon Anda?

komentar