Anggota Polisi Militer memeriksa kelengkapan surat-surat motor, Surat Izin Mengemudi (SIM) pengendara saat razia di jalan Ahmad Yani, Seibeduk, Rabu (23/8). Denpom Angkatan Darat menerjunkan anggota 16 personil dan dua titik lokasi di Jalan Ahmad Yani Mukakuning dan Tiban Centre, Sekupang. Yang dirazia adalah stiker TNI dan atribut TNI yang takut disalah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/6 Batam menggelar razia di depan Hotel Best Western Panbil, Rabu (28/8) siang. Hasilnya banyak kendaraan sipil terjaring menggunakan atribut TNI.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/6 Batam, Letkol CPM Sucipto mengatakan, kegiatan ini sebagai tindak lanjut perintah dari panglima TNI untuk menghindari penyalahgunaan atribut TNI.

“Razia ini kita lakukan untuk menghindari penyalahgunaan atribut TNI di tengah masyarakat,” ujar Sucipto, Rabu (23/8) siang.

Dari pemeriksaan yang dimulai dari pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB, anggota Denpom 1/6 Batam menindak puluhan pengendara yang menggunakan atribut TNI maupun tidak menggunakan kelengkapan berkendara.

Sementara, Kepala Seksi Pemeliharaan Ketertiban di lingkungan TNI AD (Pasi Hartib) Denpom 1/6 Batam, Kapten Eddy S mengatakan, bagi masyarakat yang menggunakan stiker TNI, hanya diberikan sanksi arahan agar tidak mengulanginya lagi.

“Yang gunakan stiker TNI, kami cabut stikernya dan kita berikan arahan agar tidak mengulanginya. Sementara bagi yang tidak memakai helm, kita berikan arahan agar tidak mengulangi,” ujarnya dilokasi.

Sementara, jika nantinya ditemukan kendaraan yang dicurigai merupakan kendaraan curian, selanjutnya Denpom 1/6 Batam akan menyerahkannya kepada pihak kepolisian agar ditindaklanjuti.

“Jika kendaraan hasil curian itu digunakan anggota TNI, Kami yang langsung akan memperosesnya,” imbuhnya. (cr1)

 

Respon Anda?

komentar