ilustrasi

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi senyap yang digelar Rabu(23/8) malam, tim Satgas Penindakan KPK berhasil menciduk seorang pejabat di Kementerian Perhubungan yang diduga melakukan transaksi suap menyuap .

“Baru ditangkap orang Kemenhub, eselon satu,” tutur sumber internal KPK, kepada

Sumber tersebut mengatakan, pihak yang ditangkap Yakni Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

’’ Ya benar, yang kami tangkap Dirjen Perhubungan Laut, ATB,’’ terang sumber tersebut.

Dalam penangkapan tersebut, selain menangkap pejabat Kemenhub, tim juga mengamankan barang bukti uang dugaan suap senilai total puluhan miliaran rupiah.

“Ada 13 tas dalam bentuk traveling dan ransel berisi uang pecahan seratus ribuan, masih dihitung sampai sekarang jumlahnya. ” papar sumber tersebut.

Selain uang pecahan dalam bentuk mata uang rupiah, Sumber JawaPos.com lain menyebutkan, jika ada beberapa mata uang lain yang ikut diamankan.

”Ada mata uang rupiah, USD, SGD, maupun mata uang lain, jumlahnya sangat banyak. Untuk kasus ini sendiri miliaran uang suapnya. Itu belum terkait proyek lainnya, mungkin ini rekor penangkapan terbanyak, kalau ditotal mencapai puluhan miliar sepertinya,” papar sumber tersebut.

Terpisah, terkait informasi adanya OTT tersebut, juru bicara KPK Febri Diansyah telah membenarkannya. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif guna menentukan status hukum pihak yang ditangkap.

“Kami konfirmasi, benar ada OTT lagi yang dilakukan KPK di Jakarta kemarin malam. Ada sejumlah uang yang kita amankan. Ada yang USD, SGD dan mata uang asing lain serta rupiah, ada penyelenggara negara yang kitaa mankan,” jelas Febri. (wnd/JPC)

Respon Anda?

komentar