Kamis, 2 April 2026

Tanjungpinang Kekurangan 500 Guru

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyatakan, Tanjungpinang masih kekurangan 500 tenaga pengajar yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk ditempatkan di sejumlah SD dan SMP negeri.

Angka sebanyak ini, sambung Lis, bukan hanya disebabkan semakin meningginya jumlah peserta didik, melainkan karena banyak guru yang telah memasuki masa pensiun dua tahun belakangan.

“Tahun 2016 lebih kurang 50 guru yang pensiun dan tahun 2017 lebih kurang 60 guru,” kata Lis, Rabu (23/8).

Kondisi ini tentu perlu mendapatkan perhatian serius, mengingat Pemko Tanjungpinang belum lagi diperkenankan membuka rekruitmen guru berstatus CPNS. Sehingga sampai hari ini yang dapat dimaksimalkan adalah guru-guru berstatus tenaga honorer untuk menutupi kekurangan tersebut.

“Kalau ada anggaran tahun depan, kita tambah jumlah tenaga guru honorernya,” ujar Lis.

Kondisi ini, sambung Lis, sudah ia sampaikan kepada Menteri PAN RB. Namun sampai sekarang, belum ada jawaban terkait kebolehan pemerintah daerah membuka penerimaan. Lis sendiri juga sudah berkomunikasi dua arah dengan Menteri PAN RB Asman Abnur perihal kebutuhan yang mendesak di sektor pendidikan. Namun belum ada keputusan yang diperoleh.

Ditegaskan Lis, jika nanti belum diperkenankan mengadakan rekrutmen, pihaknya mengambil alternatif lain yakni bisa saja sejumlah tenaga guru honorer yang telah memenuhi syarat dilantik menjadi guru berstatus sebagai pegawai negeri.

“Saat ini, rata-rata status guru di Tanjungpinang masi berstatus honor dinas. Makanya kami harapkan Yang memenuhi kriteria dapat diangkat menjadi ASN ke depannya,” pungkas Lis. (aya)

Update