batampos.co.id – Provinsi Kepri menjadi tuan rumah rapat Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto dan Informasi Sosial Ekonomi (Koreg PDRB-ISE).

“Ada 10 Provinsi di Sumatera yang ikut dalam Koreg PDRB-ISE tahun ini. Ini adalah langkah yang baik untuk membangun sinergi dibidang ekonomi daerah,” ujar Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Provinsi Kepri, Naharuddin disela-sela kegiatan yang digelar di Hotel CK, Tanjungpinang, Kamis (24/8)

Dikatakan Nahar, Koreg ini merupakan agenda tahunan di Sumatera. Melalui Koreg ini diharapkan terbangun sinergitas masing-masing pemerintah provinsi di Sumatera. Adapaun rangkaian kegiatannya adalah, hari pertama ini adalah pembukaan, talkshow hingga pemaparan para narasumber dan hari ketiga tinjauan di lapangan tentang kondisi Kepri.

Menurut Nahar, output yang diharapkan dari Koreg ini adalah untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Karena masing-masing provinsi punya keunggulan masing-masing. Maka 10 provinsi ini bisa membangun kerja sama sehingga saling mengisi dalam membantu pertumbuhan ekonomi.

“Sifatnya adalah simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan antara satu sama lain,” papar Nahar.

Masih kata Nahar, demografi ekonomi masing-masing Provinsi di Sumatera ini sangat berbeda. Seperti di Sumut memiliki unggulan hasil perkebunan. Sedangkan Sumbar unggul di bidang hasil pertanian. Sementara Kepri unggul di bidang perikanan dengan hasil tangkapan laut yang melimpah.

“Karekateristik yang berbeda inilah yang menjadi kekuatan ekonomi. Karena antar daerah bisa saling mengisi potensinya,” paparnya lagi.

Lebih lanjut katanya, Koreg se Sumatera ini juga bukan hanya membahas persoalan ekonomi daerah. Tetapi juga mengenai potensi pariwisata didaerah masing-masing. Artinya secara tidak langsung, kegiatan ini menjadi media promosi setiap daerah untuk memperlihatkan keunggulan pariwisatanya.

“Karena memang industri pariwisata meskipun perlahan, tetapimemberikan kontribusi yang pasti bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Nahar.

Sementara itu, Sekda Kepri, TS. Arif Fadillah yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mensikronkan rancangan pengembangan ekonomi sosial di Sumatera sekaligus analisis. Menurut Sekda, Kepri bukan hanya terfokus  pada pengembangan ekonomi maritim saja.

“Tetapi kita juga harus belajar tentang pertanian dan pengembangan wisata. Pembangunan perkotaan tetap berlanjut dengan mengedepankan kota layak huni, kota layak anak, kotahijau, kota cerdas, kotta yang berdaya saing juga sebagai pusat ekonomi,” ujar Sekda.(jpg)

Respon Anda?

komentar