ilustrasi pekerja di Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Kinerja industri manufaktur di Batam mulai menunjukkan peningkatan. Bahkan beberapa perusahaan di Kawasan Industri Batamindo dan kawasan industri lainnya mulai melakukan perluasan usaha.

“Sudah ada beberapa perusahaan yang rencananya mau perluasan. Yang sudah bangun saat ini adalah PT Dynacast di Batamindo,” kata Wakil Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, Jumat (25/8).

Hoeing mengatakan saat ini masih ada beberapa perusahaan di Batamindo yang sedang negosiasi perluasan dan ada yang akan melakukan negosiasi. “Kalau nama-namanya tak usah dipublikasikan dulu. Tunggu ada kejelasan kontrak dulu,” katanya.

Skala perluasan yang dimaksud termasuk besar. Jika sudah beroperasi, satu perusahaan bisa menyerap ratusan tenaga kerja. Dan ini menjadi bukti bahwa industri di Batam sudah mulai bangkit.

“Kita berharap jangan yang hanya perluasan. Mudah-mudahan akan ada perusahaan yang baru yang menanamkan modalnya di Batam,” katanya.

Selain itu, ada juga perusahaan yang sedang melakukan perluasan di Kawasan Industir Kabil, Nongsa, Batam. Namun pria yang akrab disapa Ayung ini mengaku tak ingat nama-nama perusahaan tersebut. Ia hanya memastikan, perusahan-perusahaan tersebut sudah mengurus izin melalui propgram perizinan tiga jam atau i23J.

Saat ini beberapa perusahaan juga sedang gencar melakukan perekrutan karyawan. Ini membuktikan bahwa aktivitas produksi di perusahaan di Batam mulai meningkat. Hal ini sejalan dengan angka ekspor Kepri yang juga tercatat tumbuh dalam beberapa bulan terakhir.

“Harapan kita Industri di Batam terus berkembang. Komitmen dari semua pihak sangat penting untuk menjaga investasi yang ada, dan mendatangkan investasi baru ke Batam,” Katanya.

Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Sallon Simatupang, menyambut baik perluasan dari beberapa perusahaan di Batam. Menurut dia, banyaknya perusahaan baru maupun perusahaan yang melakukan perluasan akan berdampak postif bagi perekonomian di Batam.

“Makanya semua pemangku kepentingan harus sama-sama berjuang, bagaimana ini bisa terjaga. Intinya berikan kemudahan bagi investor,” katanya.

Ia juga berharap kebangkitan industri juga terjadi di sektor galangan kapal. Sebab galangan kapal mampu menyerap tenaga kerja yang jauh lebih besar. Sehingga jika industri ini bangkit kembali, maka roda perekonomian di Batam akan semakin cepat berputar. (ian)

Respon Anda?

komentar