
batampos.co.id – Dinas Pariwisata Kota Batam terkesan santai meski jumlah wisman yang masuk ke Batam jauh dari target. Dimana hingga Agustus 2017, jumlah wisman yang masuk ke Batam berkisar 800 ribu. Jumlah itu tak sampai dari setengah target wisman 2017 yakni 1,7 juta jiwa.
Kepala Dispar Kota Batam, Pebrialin membenarkan target wisman yang datang ke Batam hingga Agustus tak sampai setengah dari target. Jumlah itu pun turun dibandingkan tahun lalu.
“Dibanding tahun lalu memang turun. Data yang kami dapat dari BPS, jumlah wisman memang turun. Hingga Juli hanya 800 masuk Batam. Padahal target kita 1,7 juta jiwa,” kata Pebrialin santai di Batamcenter, Minggu (27/8).
Dijelaskannya, tak hanya Batam, target wisman di Kepri secara menyeluruh juga turun. Jumlah wisman yang tecatat masuk baru, 1,077 juta jiwa dari target 2,5 juta jiwa.
“Namun itu belum pasti, itu baru data pertengahan Juni. Mungkin di bulan Agustus ini sudah ada peningkatan,’ terang Pebrialin.
Menurut dia, pihaknya sudah melakukan pelbagai upaya agar bisa meningkatkan wisman. Meski tak memiliki banyak anggaran untuk menunjang pariwisata, Pebrialin mengaku bekerjasama dengan pelbagai pihak. Mulai dari pihak travel, hotel, bahkan kawasan industri.
“Mudah-mudahan bulan depan kita bisa menggelar even besar yang bisa meningkatkan jumlah wisman. Kita bekerjasama dengan pemerintah dan pembisnis di Batam dan Kepri,” jelasnya.
Disisi lain, Pebrialin mengakui adanya kendala yang menyebabkan turunnya jumlah wisman yang datang. Salah satunya aspek ekonomi yang mungkin juga dirasakan oleh masyarakat dari negera lain.
“Mungkin ekonomi global juga dirasakan masyarakat dari negara lain. Selain itu, harus adanya pembenahan destinasi wisata,” beber Pebrialin.
Meski begitu, secara garis besar Pemko Batam juga telah memperbaiki infrastruktur yang ada di Batam. Mulai dari perlebaran jalan dan pemberiaan taman-taman jalan.
“Padahal dari ketersediaan asebilitas, akomodasi serta destinasi sangat membadai. Kita punya Bandara internasional dan akses masuk lewat perairan,” tegas Pebrialin.
Kadispar Propinsi Kepri Buraliman juga membenarkan jumlah wisman yang masuk hingga pertengahan 2017 masih belum setengah dari target. (she)
