batampos.co.id – Ketua Gerindra, Iman Sutiawan dan Kader Gerindra Ridwan diketahui telah mencabut laporannya di Mapolresta Barelang beberapa waktu yang lalu.

Saat dikonfirmasi Batam Pos, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki membenarkan terkait dicabutnya laporan polisi dari dua kader Gerinda tersebut.

“Laporannya sudah dicabut oleh keduanya. Mereka sepakat untuk menyelesaikannya secara musyawarah dan mufakat antar internal mereka sendiri,” ujar Hengki, Rabu (30/8) siang.

Hengki mengatakan, meskipun laporan dari kedua kader Gerindra tersebut telah dicabut, belum tentu menggugurkan proses hukum yang telah berjalan di Sat Reskrim Polresta Barelang.

“Untuk menghentikan proses hukumnya tergantung dari kepolisian. Yang pasti mereka sudah sepakat untuk berdamai dan diselesaikan dengan musyawarah,” bebernya.

Sementara itu, terkait dengan adanya dugaan Iman menerima sejumlah uang dari Ridwan, Hengki belum bisa membeberkannya. Karena berkas pemeriksaan masih berada sama penyidik.

“Saya belum baca BAP (Berita Acara Pemeriksaan) secara lengkap. Karena BAP masih sama penyidik,” imbuhnya.

Seperti diketahui, kasus ini bermula dari Ridwan yang melaporkan Iman Sutiawan atas dugaan tindak pidana penipuan. Iwan Sutiawan meminta uang sebesar Rp. 150 juta kepada Ridwan untuk dilaksanakannya Pergantian Antar Waktu (PAW).

Namun, setelah menyerahkan sejumlah uang itu, PAW tidak kunjung dilaksanakan. Sehingga Ridwan merasa tertipu dan melaporkan Iman Sutiawan ke Mapolresta Barelang atas tindak pidana penipuan.

Merasa tidak terima atas laporan Ridwan ke Mapolresta Barelang, Iman Sutiawan kembali melaporkan Ridwan atas dugaan pencemaran nama baik. Atas laporan itu, beberapa orang pun telah diperiksa penyidik untuk mengusut kasusnya. (cr1)

Respon Anda?

komentar