ilustrasi

batampos.co.id – Proses pelelangan air belum menunjukkan tanda-tanda peminat yang serius dalam pengelolaan air di Batam.

“Kayaknya belum ada yang signifikan. Belum ada tambahan,” kata Deputi IV BP Batam, Robert Purba Sianipar, Sabtu (2/9).

Hingga berita ini diturunkan, Robert mengatakan sudah ada 11 perusahaan yang menyatakan ketertarikan mengikuti lelang pengelolaan air pada 2018 nanti. Namun semuanya masih sekedar minat, belum menunjukkan keseriusan berarti.

Meskipun begitu, BP Batam tetap akan jalan dengan lelang tersebut, karena konsesi dengan ATB akan berakhir pada 2020 nanti.

“Sebelumnya kami akan meminta pendapat dari salah satu instansi Kementerian PUPR, yakni Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPP-SPAM),” tambah Robert.

Selain meminta pendapat, BP Batam juga akan meminta fatwa kepada BPP SPAM tentang status penyediaan air minum di Batam.

“Jadi kami mau dapat fatwa dulu, apakah ATB itu setara PDAM atau tidak,” katanya mengakhiri.(leo)

Advertisement
loading...