batampos.co.id – Puluhan warga di kelurahan Tanjunguncang, Batuaji mendatangi sejumlah perusahaan galangan kapal yang ada Tanjunguncang, Senin (4/9/2017) pagi.

Mereka menuntut kontribusi dari perusahaan galangan kapal agar mereka direkrut sebagai pekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Tanjunguncang.

Warga terpaksa melakukan aksi tersebut karena situasi ekonomi yang kian terpuruk. Warga yang nganggur semakin banyak begitu juga lowongan kerja semakin langka.

“Di sini banyak perusahaan, tapi warga di sekitar banyak yang nganggur. Ada yang sudah bertahun-tahun nganggur. Makanya kedatangan kami ini untuk meminta kepedulian pihak perusahaan dengan kami-kami yang tinggalnya dekat dengan perusahaan mereka,” ujar Jammaludin, warga perumahan Taman Carina, Batuaji.

Senin pagi warga sempat berencana mendatangi PT Wasco yang lokasinya tak jauh dari Polsek Batuaji. Namun karena sudah diantisipasi aparat Polsek Batuaji, puluhan warga itu akhirnya digiring ke Polsek untuk membicarakan tuntutan mereka secara baik-baik.

Ketua LMP Kelurahan Tanjunguncang, Leo mengatakan, aksi spontan yang dilakukan warga itu lantaran banyak warga di kelurahan Tanjunguncang yang menganggur. Warga merasa janggal sebab di wilayah tempat tinggal mereka banyak perusahaan namun tak satupun yang mengakomodir warga untuk bekerja.

“Rata-rata tak kerja semua warga yang aksi ini. Padahal banyak perusahaan di sini. Pekerja malah ambil dari luar semua,” tutur Leo.

Dengan adanya aksi tersebut warga berharap agar pihak perusahaan turut berkontribusi kepada masyakata di sekitar dengan merekrut warga Tanjunguncang sebagai pekerja.

“Kalau dibilang sepi proyek, tapi masih banyak pekerja yang direkrut. Kami ditolak, warga luar yang diterima,” ujar Andika, warga Sumberindo, Tanjunguncang.

F. Dalil Harahap/Batam Pos

Aksi warga itu ditanggapi pihak perusahaan. Manajemen PT Wasco yang rencana didatangi warga akhirnya mau menemui warga di Mapolsek Batuaji.

Bersama pihak kepolisian, warga dan manajemen PT Wasco menyepakati satu hal yakni jika ada lowongan pekerjaan, maka manajemen PT Wasco akan prioritaskan warga sekitar.

“Sudah ada kesepakatan, intinya ya kalau ada lowongan warga sekitar diprioritas. Tapi itu sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Tak bisa juga paksakan semuanya masuk kerja,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko.

Untuk sementara kesepakatan tersebut hanya dengan PT Wasco, sementara perusahaan lainnya akan diupayakan warga untuk memperoleh kesepakatan serupa.

“Kami akan datangi semua perusahaan yang ada di Tanjunguncang. Bukan apa-apa kami hanya ingin ada kontribusi kepada kami yang tinggal di dekat perusahan-perusahan di sini. Bukan semua warga kami paksakan untuk kerja di perusahaan tapi setidaknya jika membuka lowongan kerja diterima lah satu dua orang dari kami warga di sini,” tutur Leo. (eja)

Respon Anda?

komentar