Peringatan Hari Pelanggan Nasional, 4 September 2017 begitu istimewa. Batam Pos mendapat “hadiah” luar biasa dari mitra kerja, relasi, pelanggan, pembaca, hingga masyarakat.

Bagaimana tidak, Nielsen Media Riset dalam surveinya menyebut: Batam Pos merupakan koran paling populer dengan pembaca terbanyak di Batam.

Dalam survei yang digelar Mei-Juni 2017 itu, diketahui jika Batam Pos dibaca 223.536 orang. Mengalahkan koran-koran lain, baik grup maupun kompetitor.

Menyusul Batam Pos di peringkat kedua dalam survei Nielsen, Posmetro Batam dibaca 216.817 orang, Tribun Batam dibaca 197.573 orang, Koran Sindo dibaca 126.595 orang, Haluan Kepri dibaca 75.063 orang, Tanjungpinang Pos dibaca 32.665 orang, serta Kompas dibaca 905 orang.

Untuk popularitas, Batam Pos masih menjadi jagonya. Kepada responden, Nielsen mengajukan pertanyaan: “Koran apa yang Anda ketahui?”

Hasilnya: 54 persen menjawab Batam Pos, Posmetro Batam 29 persen, Tribun Batam 12 persen, Koran Sindo 5 persen, dan Haluan Kepri 0 persen.

Kemudian untuk pertanyaan: “Dan koran apa lagi yang Anda Ketahui? Apa lagi? Apa lagi?” Sebanyak 41 persen responden menyebut Batam Pos lagi.

Ketika responden ditanya lagi: “Berdasarkan show card berikut, koran manakah yang Anda ketahui?” Maka 3 persen baru menjawab Batam Pos.

Dengan demikian, total Awareness Batam Pos mencapai 98 persen. Lebih unggul dari koran lainnya.

Brand Awareness sering dikatakan sebagai Kesadaran Merek. Hal itu sangat berkaitan dengan ingatan merek di benak konsumen. Karenanya, Awareness dari sebuah merek atau produk memiliki arti sangat penting bagi produsen selaku pemilik merek. Karena sebagian besar konsumen akan cenderung membeli produk yang sudah dikenal atau diingat olehnya.

Surachman SA dalam bukunya Dasar-Dasar Manajemen Merek, Alat Pemasaran untuk Memenangkan Persaingan (2008), mengatakan Awareness adalah kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali bahwa suatu merek merupakan bagian dari kategori produk tertentu.

Artinya apa, branding Batam Pos begitu melekat bagi masyarakat Batam, dan Kepulauan Riau (Kepri) pada umumnya. Sehingga, koran dengan jargon Pertama, Terbesar, Terpercaya itu masih menjadi the real market leader newspaper di kota yang berbatasan dengan Singapura ini.

Masih terkait survei Nielsen, Batam Pos efektif menjangkau pembaca usia 20-49 tahun. Yang mana, mereka tergolong orang-orang produktif. Tak hanya itu, pembaca Batam Pos terdiri dari semua kalangan, dengan dominasi menengah ke atas.

“Alasan utama pembaca memilih surat kabar adalah berita terpercaya,” demikian pernyataan dari Nielsen dalam surveinya.

Yang menarik, pembaca Batam Pos lebih menginginkan informasi seputar ekonomi dan keuangan. Hal itu sejalan dengan misi perusahaan untuk mendorong investasi di Batam dan sekitarnya. Dengan demikian, roda perekonomian akan berputar.

Bicara soal harga, ternyata pembaca tidak begitu mempersoalkannya. Dengan harga saat ini, Batam Pos lebih mengutamakan soal kualitas. Itu terbukti tatkala masyarakat mengingat dan memilih Batam Pos karena konten yang disajikan.

Data survei tersebut riil. Tanpa mengada-ada. Apalagi, Nielsen merupakan lembaga survei yang selama ini jadi acuan pemasang iklan untuk memasarkan produknya.

Sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi keluarga besar Batam Pos. Apalagi, menginjak usia 19 tahun pada 10 Agustus lalu, Batam Pos terus berbenah. Tidak hanya dari tampilan yang baru, namun isi berita juga lebih berbobot.

Itu semua tidak terlepas dari kerja keras keluarga besar Batam Pos, tanpa terkecuali. Semuanya terus berusaha memberikan yang terbaik bagi pelanggan.

Terus berinovasi dan berkreasi, guna melahirkan karya-karya terbaik untuk memanjakan pelanggan. Dengan semangat kerja, kerja, kerja, kami yakin Batam Pos akan tetap menjadi bacaan utama di Batam dan Kepri.

Tentu, perbaikan-perbaikan akan terus dilakukan. Kami tidak boleh berpuas diri. Bahkan, saya mengharamkan seluruh karyawan untuk merayakan, bereuforia, atau bernostalgia terhadap hasil survei.

Hasil survei Nielsen harus menjadi evaluasi dan cambuk bagi kami untuk terus melahirkan produk-produk unggulan. Dilarang terlena. Semuanya harus tetap bekerja demi memuaskan pelanggan.

Saya pun mengucapkan terima kasih kepada Posmetro Batam (Batam Pos Group), serta rekan-rekan di Tribun Batam, Koran Sindo, Haluan Kepri, Tanjungpinang Pos, dan koran lainnya yang selama ini sudah sama-sama menyajikan produk jurnalistik yang berkualitas. Sehingga, dapat bersaing secara sehat untuk memberikan sajian berita terbaik bagi masyarakat Batam.

Persaingan media itu wajar terjadi. Masyarakat mendapatkan banyak pilihan untuk mencari informasi. Bahkan, kehadiran media lain turut memacu Batam Pos untuk terus berinovasi dan berkarya.

Selamat Hari Pelanggan Nasional! Terima kasih telah menjadi pelanggan setia Batam Pos. ***

 

Guntur Marchista Sunan
General Manager Batam Pos

Respon Anda?

komentar