ilustrasi. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Rencana Dinas Pendidikan Kota Batam yang ingin membatalkan pengadaan 350 komputer ditolak oleh Komisi IV DPRD Kota Batam. Bahkan DPRD Kota Batam mencium ketidakberesan Disdik dalam menyusun dan memperhitungkan anggaran untuk program kerja mereka.

Iklan

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho menilai Disdik mempermainkan anggaran yang telah diajukan. Sebab, saat penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) beberapa waktu lalu, Disdik ngotot untuk pengadaan komputer. Namun, saat pembahasaan sudah jauh, secara tiba-tiba Disdik ingin mencabut postingan anggaran tersebut.

“Nggak bisa mempermainkan anggaran seperti ini. Kemarin ngotot, sekarang malah ingin batalkan. Ada apa?,” kata Udin, Jumat (8/9).

Ia beranggapan Disdik tidak menyusun dan memperhitungkan program kerjanya dengan baik. Bahkan, Disdik dinilai tidak sepenuhnya paham bahwa dalam pengadaan komputer, sarana dan prasarana sekolah harus sesuai. Sehingga komputer tersebut dapat bermanfaat bagi siswa dan tidak bertumpuk digudang.

“Infrastruktur juga harus diperhitungkan. Seperti listrik dan ruangan. Jangan sampai, komputer ini tak bermanfaat sama sekali,” tegas Udin.

Menurut dia, postingan anggaran terkait pengadaan komputer tersebut harus dilanjut. Sebab, tak mungkin DPRD kembali menggelar rapat hanya karena penyusunan anggaran Disdik yang belum matang.

“Tak mungkin rapat lagi. Banyak mitra Komisi IV yang akan dibahas. Dulu mereka ngotot dan sekarang kita ngotot meneruskan.Notulennya sudah dibuat,” beber Udin.

Sebelumnya, Disdik Kota Batam ingin membatalkan pengadaan 350 komputer untuk sekolah di Batam. Alasannya, karena Disdik ingin fokus pada pembangunan fisik. Hal itu sesuai dengan intruksi Walikota Batam yang ingin Disdik fokus untuk pembangunan sekolah. (she)