Iklan

batampos.co.id – Insiden terbakarnya kapal tanker Gamkonora milik Pertamina di kawasan galangan PT ASL, Tanjunguncang yang menewaskan lima pekerja, Kamis (7/9) lalu, tidak menghambat aktifitas pekerja lain di dalam kawasan perusaahaan galagan kapal tersebut.

Iklan

Aktifitas proyek hanya lumpuh pada Kamis sore saat awal kejadian, itu karena saat kebakaran terjadi pekerja langsung berhamburan keluar perusahaan. Jumat (8/9) aktifitas proyek dalam perusahaan tersebut kembali berjalan normal. Ratusan pekerja tetap kembali beraktifitas seperti biasa.

Menurut sejumlah pekerja, aktifitas proyek yang terhambat hanya pada kapal yang terbakar itu. Sementara proyek-proyek lain tetap berjalan seperti biasa. “Lokasinya berbeda-benda makanya kami yang tidak di kapal yang terbakar itu tetap masuk kerja,” ujar Andre, seorang pekerja.

Pihak perusahaan juga sepertinya tak terlalu sibuk dengan insiden tersebut. Pasalnya aktifitas proyek dalam perusahaan itu terpantu kembali normal selain di lokasi kapal yang terbakar itu. Manajemen PT ASL saat dikonfirmasi, sepertinya menyerahkan sepenuhnya insiden tersebut ke PT Sinar Cendana subcon yang mengerjakan kapal tersebut. (eja)